MENU
Memulai Tahun 2026 dengan Sikap Berserah dan Iman kepada Yesus Kristus
WA FB
Religi

Memulai Tahun 2026 dengan Sikap Berserah dan Iman kepada Yesus Kristus

F Editor : Ferry SP Sinamo | 01 Jan 2026 | 11:26 WIB
Memulai Tahun 2026 dengan Sikap Berserah dan Iman kepada Yesus Kristus
Pdt Manser Sagala, M.Th.

Oleh : Pdt Manser Sagala,M.Th

MEMILIKI SIKAP BERSERAH DI AWAL TAHUN BARU 

Memasuki tahun baru dengan sikap berserah kepada Yesus Kristus adalah langkah iman yang sangat krusial.

Berserah bukan berarti menyerah pada keadaan, melainkan meletakkan kendali hidup kita ke tangan Tuhan yang memegang hari esok.

​ Beberapa point kehidupan yang berserah di awal tahun baru :

1. Percaya Sepenuhnya pada Rencana-Nya ​Di awal tahun, kita sering merasa cemas tentang apa yang akan terjadi. Berserah berarti mengakui bahwa hikmat Tuhan jauh melampaui logika kita.

​Firman Tuhan: "Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu." (Amsal 3:5-6)

Maknanya : Memulai tahun baru dengan "mengakui Dia" berarti melibatkan Yesus dalam setiap keputusan, rencana bisnis, maupun urusan keluarga.

2. Melepaskan Kekuatiran akan Hari Esok

​Tahun baru sering membawa daftar target atau beban baru. Berserah berarti memindahkan beban tersebut dari pundak kita ke bahu Kristus.

​Firman Tuhan: "Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu." (1 Petrus 5:7)

Maknanya: Kata "serahkanlah" dalam bahasa aslinya berarti melemparkan sesuatu kepada pihak lain. Kita diundang untuk "melemparkan" ketakutan kita tentang masa depan kepada Yesus karena Dia bertanggung jawab atas hidup kita.

3. Fokus pada Kerajaan Allah Terlebih Dahulu

​Sikap berserah ditunjukkan melalui prioritas hidup. Jika kita mencari Tuhan terlebih dahulu, maka urusan-urusan lain akan ditata oleh-Nya.

​Firman Tuhan: "Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu." (Matius 6:33)

Maknanya: Di awal tahun ini, jadikan pertumbuhan rohani dan ketaatan sebagai prioritas utama. Tuhan menjamin bahwa kebutuhan hidup (makan, minum, pakaian, dan masa depan) akan dicukupkan-Nya.

​4. Menjadi Ciptaan Baru

​Tahun baru adalah momentum untuk meninggalkan pola hidup lama yang tidak berkenan dan mengizinkan Kristus memperbarui kita.

​Firman Tuhan: "Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang." (2 Korintus 5:17)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.