MENU
Meneladani Kristus dalam Kasih dan Kerendahan Hati
WA FB
Religi

Meneladani Kristus dalam Kasih dan Kerendahan Hati

T Editor : Tumpal Pandapotan | 09 Oct 2025 | 05:00 WIB
Meneladani Kristus dalam Kasih dan Kerendahan Hati
Pdt Masner Sagala

Filipi 2:5–8 “Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus... yang telah mengosongkan diri-Nya dan menjadi sama dengan manusia, serta taat sampai mati, bahkan mati di kayu salib.”

Matius 20:28 “Sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.”

Makna: Kerendahan hati berarti kesediaan untuk melepaskan hak, menerima posisi yang lebih rendah, dan melayani dengan taat seperti Kristus.

4. Mempersembahkan Diri sebagai Korban yang Hidup

Dalam Perjanjian Lama, korban adalah sesuatu yang dibaktikan sepenuhnya kepada Allah. Namun melalui Kristus, kita dipanggil bukan lagi mempersembahkan korban binatang, melainkan hidup kita sendiri sebagai korban yang hidup bagi kemuliaan Allah.

Roma 12:1 “Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itulah ibadahmu yang sejati.”

Makna: Meneladani pengorbanan Kristus adalah pola hidup berkelanjutan yang berakar pada kasih Allah, diwujudkan melalui penyangkalan diri dan pelayanan rendah hati kepada sesama, dengan tujuan akhir memuliakan Bapa di Surga.

Kiranya setiap kita memiliki hati yang haus dan rindu untuk melakukan kehendak-Nya dengan pertolongan Roh Kudus, sehingga hidup kita menjadi kesaksian nyata tentang kasih dan pengorbanan Kristus.

1 Korintus 15:58 “Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.” (A27)

Pdt Manser Sagala CP Konseling: 0811-762-709

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.