MENU
Mengampuni Membawa Damai dan Pengampunan Tuhan
WA FB
Religi

Mengampuni Membawa Damai dan Pengampunan Tuhan

F Editor : Ferry SP Sinamo | 30 May 2026 | 06:00 WIB
Mengampuni Membawa Damai dan Pengampunan Tuhan
Ilustrasi makna pengampunan dalam ajaran Kristiani yang diambil dari firman Tuhan Matius 6:14-15. Mengampuni sesama menjadi jalan menghadirkan damai sejahtera serta memperoleh kasih dan pengampunan dari Tuhan. (Foto: Ilustrasi)

Oleh : Kolom Rohani

Mengampuni menjadi salah satu ajaran penting dalam kehidupan umat Kristiani. Sikap mengampuni bukan hanya tentang perasaan, melainkan keputusan untuk tetap bersikap baik kepada sesama, termasuk kepada orang yang pernah bersalah kepada kita.

Dalam ajaran Alkitab, setiap orang diajarkan untuk mengampuni dan mendoakan mereka yang menyakiti hati. Dengan mengampuni, seseorang dapat merasakan damai sejahtera dan melepaskan beban kebencian yang selama ini tersimpan.

Firman Tuhan dalam Injil Matius 6:14-15 menegaskan pentingnya pengampunan dalam kehidupan manusia:

“Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu.”

Pesan tersebut mengingatkan bahwa setiap manusia juga membutuhkan pengampunan dari Tuhan. Karena itu, sikap mengampuni sesama menjadi bagian penting dalam membangun hubungan yang baik dengan Tuhan maupun dengan orang lain.

Mengampuni memang tidak selalu mudah, terutama ketika luka yang diterima begitu mendalam. Namun, melalui hati yang rela mengampuni, seseorang dapat hidup lebih tenang, penuh kasih, dan jauh dari rasa dendam.

Mengampuni bukan berarti melupakan luka, tetapi memilih untuk tidak hidup dalam kebencian. Saat hati belajar mengampuni, damai sejahtera akan hadir dan kasih Tuhan semakin nyata dalam kehidupan. Tuhan Yesus memberkati. (A27)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.