MENU
Banner SINATA.ID
Mengapa Aroma Wangi Bisa Menghidupkan Kembali Kenangan Lama?
WA FB
News

Mengapa Aroma Wangi Bisa Menghidupkan Kembali Kenangan Lama?

R Editor : Redaksi Sinata | 15 Sep 2025 | 22:18 WIB
Mengapa Aroma Wangi Bisa Menghidupkan Kembali Kenangan Lama?
Ilustrasi. (Istimewa)

Selain nostalgia dan trauma, aroma juga berpengaruh terhadap kesehatan mental. Ahli saraf Brown University, Rachel Herz, menyebut bahwa wangi-wangian dapat langsung memicu respons emosional sekaligus memengaruhi kondisi fisik.

Penelitian menunjukkan bau yang membangkitkan kenangan pribadi mampu memperlambat pernapasan, menurunkan stres, dan bahkan mengurangi peradangan. Hal ini pula yang menjelaskan mengapa kehilangan indra penciuman dapat berdampak serius pada kesehatan mental.

Tak heran jika terapi berbasis aroma kini semakin populer. Lavender, misalnya, dipercaya mampu menenangkan pikiran, sedangkan wangi kopi sering digunakan untuk membangkitkan semangat.

Indera penciuman kita jauh lebih kuat dari yang kita bayangkan. Satu tarikan napas dapat menghidupkan kembali memori puluhan tahun lalu, lengkap dengan emosi yang menyertainya.

Ke depan, riset lanjutan mengenai hubungan antara aroma, otak, dan emosi diharapkan membuka peluang baru dalam pengobatan, terutama bagi gangguan kecemasan serta trauma. (A46 | ON)

Tag :
ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.