Oleh: Pdt Manser Sagala. M.Th
Mengandalkan Tuhan Yesus bukan sekadar pilihan religius, melainkan sebuah kebutuhan mendasar bagi jiwa manusia. Dalam pandangan iman Kristen, manusia memiliki keterbatasan, sementara Tuhan memiliki kedaulatan dan kasih yang tak terbatas.
Berikut adalah alasan-alasan utama mengapa kita harus mengandalkan Tuhan Yesus, disertai dengan dasar Firman Tuhan:
1. Keterbatasan Hikmat Manusia
Manusia seringkali merasa tahu apa yang terbaik untuk masa depannya, namun pandangan kita sangat terbatas. Mengandalkan diri sendiri sering kali berujung pada kekecewaan.
Firman Tuhan: "Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu." (Amsal 3:5-6)
2. Sumber Kekuatan yang Tidak Pernah Habis
Dunia ini melelahkan. Ada titik di mana kekuatan fisik dan mental kita mencapai batasnya. Tuhan Yesus menawarkan kekuatan yang melampaui logika manusia.
Firman Tuhan:
"Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu."
(Matius 11:28)
3. Jaminan Perlindungan dan Kedamaian
Di tengah ketidakpastian dunia, hanya Tuhan yang bisa memberikan rasa aman yang sejati. Damai sejahtera yang diberikan Tuhan berbeda dengan "ketenangan" yang ditawarkan dunia.
Firman Tuhan :
"Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu."
(Yohanes 14:27)
4. Keselamatan Hanya Ada di Dalam Dia
Alasan paling krusial adalah karena manusia tidak dapat menyelamatkan dirinya sendiri dari dosa. Mengandalkan Yesus berarti mengandalkan satu-satunya jalan menuju Bapa.
Firman Tuhan:
"Kata Yesus kepadanya: 'Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.'" (Yohanes 14:6)
Yeremia 17:7 Diberkati orang yang mengandalkan Tuhan,yang menaruh harapan nya pada Tuhan .
Pada akhirnya, hidup manusia tidak pernah lepas dari pergumulan, ketidakpastian, dan keterbatasan. Namun, di tengah semua itu, Tuhan Yesus hadir sebagai sumber hikmat, kekuatan, perlindungan, dan keselamatan yang sejati. Mengandalkan-Nya bukan sekadar pilihan iman, melainkan kebutuhan yang membawa damai sejahtera dan pengharapan yang tidak tergoyahkan.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.