Makna: Memikul salib berarti siap menanggung risiko demi iman dan memilih kehendak Tuhan di atas kenyamanan pribadi, serta melakukannya secara konsisten setiap hari.
Mengasihi Tuhan dengan penyerahan diri bukanlah perjalanan instan, melainkan proses seumur hidup yang membentuk karakter, iman, dan kedewasaan rohani. Ketika seseorang sungguh menyerahkan hidupnya kepada Tuhan, ia tidak lagi berjalan menurut kehendaknya sendiri, melainkan hidup dalam tuntunan kehendak Ilahi yang sempurna.
Penyerahan diri menghadirkan damai sejahtera di tengah pergumulan, kekuatan di saat kelemahan, serta pengharapan yang tidak tergoyahkan oleh keadaan dunia. Inilah bukti nyata bahwa kasih kepada Tuhan bukan hanya diucapkan, tetapi diwujudkan dalam ketaatan, pengorbanan, dan kesetiaan setiap hari.
Akhirnya, marilah kita terus belajar mengasihi Tuhan dengan segenap hati, jiwa, akal budi, dan kekuatan, serta menyerahkan hidup sepenuhnya kepada-Nya. Sebab, di dalam penyerahan total itulah kita menemukan arti hidup yang sejati dan berkenan di hadapan Tuhan.
"Hidup yang diserahkan kepada Tuhan adalah hidup yang dipimpin, diberkati, dan dipakai untuk kemuliaan-Nya." (A27)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.