Oleh : Pdt Mis Ev Daniel Pardede, MH
Mazmur 90:12 mengingatkan umat percaya akan pentingnya menghitung hari-hari kehidupan dengan bijaksana.
Ayat ini menegaskan bahwa hidup manusia di dunia bersifat singkat dan terbatas, sehingga setiap waktu yang diberikan Tuhan perlu dimaknai secara bertanggung jawab.
Dalam Mazmur 90 ayat 10, pemazmur mengakui bahwa usia manusia pada umumnya berkisar antara 70 hingga 80 tahun. Seiring bertambahnya usia, kekuatan fisik pun menurun dan hidup kerap diwarnai berbagai kesukaran.
Kesadaran ini mendorong manusia untuk bersikap arif dalam menggunakan waktu, sebab waktu yang telah berlalu tidak dapat diulang atau diubah walau sedetik pun.
Firman Tuhan menegaskan bahwa waktu adalah anugerah Ilahi yang telah ditetapkan dengan sempurna oleh Sang Pencipta.
Tuhan menciptakan segala sesuatu dengan hikmat dan kuasa-Nya, dan menyatakannya “sungguh amat baik”. Karena itu, manusia dipanggil untuk menghormati ketetapan Tuhan, bukan berusaha mengubah apa yang telah dinyatakan-Nya baik.
Melalui Mazmur 90:12, umat diajak untuk memohon hikmat agar mampu memahami dan menjalani hari-hari yang telah dipersiapkan Tuhan.
Hikmat tersebut menolong manusia agar tidak terlena dalam penyalahgunaan waktu, melainkan hidup selaras dengan rencana Allah.
Penyesalan kerap datang di akhir, sehingga sisa waktu yang ada hendaknya dipenuhi dengan perbuatan yang menyukakan hati Tuhan, sesuai dengan kehendak-Nya sebagaimana tertulis dalam 1 Petrus 4:2.
Alkitab juga menegaskan perbedaan antara hidup menurut keinginan daging dan hidup menurut Roh.
Galatia 5:19–21 mencatat berbagai perbuatan kedagingan yang perlu ditinggalkan, seperti perselisihan, iri hati, amarah, hawa nafsu, hingga pesta pora. Perilaku tersebut dinilai bertentangan dengan hidup yang berkenan kepada Allah.
Sebaliknya, Galatia 5:22–23 menguraikan buah Roh yang seharusnya nyata dalam kehidupan orang percaya, yaitu kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri. Buah-buah ini menjadi tanda kehidupan yang dipimpin oleh hikmat Tuhan.
Pesan Mazmur 90:12 menjadi relevan bagi manusia masa kini: hidup yang singkat harus dijalani dengan kesadaran rohani dan tanggung jawab moral.
Dengan menghitung hari-hari secara bijaksana, umat percaya diarahkan untuk memaknai hidup sebagai kesempatan melayani Tuhan dan sesama. Shalom. Selamat Natal dan Tahun Baru. (A27).
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.