MENU
Menjaga Shalat Dalam Dinamika Dunia Digital
WA FB
News

Menjaga Shalat Dalam Dinamika Dunia Digital

G Editor : Gunawan Purba | 19 Dec 2025 | 08:32 WIB
Menjaga Shalat Dalam Dinamika Dunia Digital
Samro Himtihani Nasution MA

Gadget dan media sosial memberikan kita akses ke ribuan konten. Dari yang bermanfaat sampai yang cuma buang waktu. Tidak sadar, waktu habis cuma buat scroll, surfing internet, akhirnya shalat terabaikan.

b. Waktu yang Terasa Berjalan Cepat

Scrolling di media sosial bikin waktu hilang tanpa terasa. Awalnya cuma mau cek satu notifikasi, eh, tiba-tiba udah sejam aja lewat. Kita sering lupa jedah, lupa merenung, lupa melihat sekitar.

Hari-hari berlalu begitu saja. Bukan karena sibuk produktif, tapi karena terus hanyut di lautan informasi. Akibatnya, waktu shalat sering terlewat, kadang cuma dikerjakan di ujung waktu, bahkan bisa tidak dikerjakan sama sekali.

c. Menurunnya Kekhusyukan

Aktivitas digital yang padat bikin pikiran penuh. Saat shalat, pikiran malah ke mana-mana, kadang ke hal-hal duniawi yang baru aja kita lihat di layar.

Pernah tidak, baru takbir, tiba-tiba ponsel bergetar di saku? Belum sempat shalat, pikiran udah melayang: siapa yang chat? Penting tidak, ya? Padahal, hati harusnya utuh kepada Allah, tapi jadi goyah gara-gara satu notifikasi.

Bahkan ada yang masih pegang ponsel sampai detik terakhir sebelum shalat. Kadang malah sambil menyelesaikan percakapan dulu, bahkan ada yang suka lihat live belanja dari e-commerce, sementara orang tersebut sedang shalat.

Akhirnya, bayangan percakapan, gambar, atau info yang barusan dilihat itu terus nempel di kepala selama shalat, bikin pikiran melayang dan hati jadi susah tenang.

d. Budaya Multitasking

Ibadah itu butuh fokus dan hati yang tenang. Masalahnya, dunia digital membiasakan kita buat serba cepat dan multitasking. Kebiasaan ini kebawa juga ke shalat, jadinya ibadah sering cuma sekadar gerakan, tanpa penghayatan. Makanya, penting sangat buat disiplin, jangan bawa gaya multitasking ke ruang ibadah.

Coba matikan ponsel sebentar, luangkan waktu khusus, dan cari suasana yang tenang biar hati dan pikiran bisa benar-benar tertuju pada ibadah. Dengan begitu, shalat tidak cuma jadi rutinitas, tapi juga cara memperkuat spiritualitas dan menemukan kedamaian di dalam diri.

2. Pentingnya Menjaga Shalat

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.