Firman Tuhan: “Janganlah kamu sesat: pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik.” (1 Korintus 15:33)
Aplikasi: Kelilingi diri dengan komunitas orang percaya—gereja, persekutuan, atau sel grup yang saling menguatkan dalam pertumbuhan rohani.
5. Mengandalkan Anugerah, Bukan Kekuatan Sendiri
Kita tidak dapat hidup kudus hanya dengan usaha manusiawi. Kekudusan adalah hasil kerja sama antara ketaatan manusia dan kuasa Roh Kudus.
Firman Tuhan: “Sebab Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya.” (Filipi 2:13)
Aplikasi: Ketika jatuh dalam dosa, jangan menjauh dari Tuhan. Datanglah dalam pertobatan, terimalah pengampunan-Nya, dan bangkit kembali dengan kekuatan yang baru dari Tuhan.
Saya, Pdt. Manser Sagala, M.Th., mengajak kita semua untuk berjalan bersama Tuhan di sepanjang Tahun 2026, agar kita dapat melihat dan menikmati kebaikan-Nya.
Kekudusan bukan tentang menjadi sempurna tanpa cacat dalam sekejap, melainkan tentang arah hidup yang terus mengejar Kristus. Biarlah tahun ini menjadi tahun di mana kehadiran Tuhan terpancar nyata melalui hidup kita.
Tahun 2026 bukan sekadar pergantian waktu, melainkan kesempatan baru untuk hidup semakin dekat dengan Tuhan. Kekudusan bukanlah beban yang menekan, tetapi anugerah yang memerdekakan. Saat kita memilih hidup dalam ketaatan, Tuhan sendirilah yang memampukan kita melalui kuasa Roh Kudus.
Mari jadikan hidup kita sebagai altar persembahan yang menyenangkan hati Tuhan, sehingga kehadiran-Nya nyata dalam setiap langkah, keputusan, dan relasi kita. Biarlah dunia melihat Kristus melalui kehidupan yang sederhana, namun kudus.
Kiranya tahun ini menjadi tahun pertumbuhan rohani, pemulihan, dan kemenangan iman, sehingga nama Tuhan dipermuliakan melalui hidup kita. Tuhan Yesus memberkati. (A27)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.