MENU
Moge Tabrak Bocah 10 Tahun hingga Tewas di Toraja Utara
WA FB
Berita

Moge Tabrak Bocah 10 Tahun hingga Tewas di Toraja Utara

T Editor : Tigor Munthe | 03 May 2026 | 16:46 WIB
Moge Tabrak Bocah 10 Tahun hingga Tewas di Toraja Utara
Ilustrasi rombongan moge. (Foto: Ist)
Toraja Utara, Sinata.id  – Moge Harley-Davidson menewaskan seorang bocah berusia 10 tahun di Kabupaten Toraja Utara. Polisi hingga kini masih menyelidiki penyebab pasti insiden tersebut.

Peristiwa tragis itu terjadi di Jalan Poros Rantepao–Palopo, tepatnya di Kelurahan Nanggala Sangpiak Salu, Kecamatan Nanggala, pada Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 17.00 Wita.

Korban diketahui bernama Julfian (10), yang meninggal dunia setelah tertabrak sepeda motor yang melaju tanpa kendali usai pengendaranya terjatuh di jalan.

Kasat Lantas Polres Toraja Utara, Muhammad Nasrum Sujana, mengatakan pihaknya masih mendalami kronologi dan penyebab kecelakaan tersebut. Polisi telah memeriksa pengendara moge berinisial RDN, sejumlah saksi, serta rekaman video yang beredar di media sosial.

“Menurut pengakuan pengendara, saat kejadian ia melambaikan tangan ke warga, bukan melakukan freestyle. Kemungkinan kehilangan konsentrasi,” ujar Nasrum, Sabtu (2/5).

Meski demikian, polisi tidak menutup kemungkinan adanya faktor lain. Pasalnya, beredar video dan keterangan warga yang menyebut pengendara sempat berdiri di atas motor sebelum terjatuh.

Dalam rekaman yang beredar, warga juga menyebut motor tetap melaju sendiri setelah pengendaranya terjatuh hingga akhirnya menabrak korban di pinggir jalan.

Polisi saat ini turut mendalami dugaan aktivitas merekam video atau penggunaan ponsel saat rombongan melintas.

“Informasi dari masyarakat menyebut ada yang sempat merekam. Itu juga masih kami dalami,” tambahnya.

Rombongan moge tersebut diperkirakan berjumlah sekitar 15 kendaraan yang bergerak dari arah Palopo menuju Rantepao. Pengendara yang terlibat kecelakaan berada di posisi paling belakang atau sebagai sweeper.

Kronologi Kejadian

Menurut keterangan polisi, kecelakaan bermula saat pengendara di posisi belakang tiba-tiba kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke sisi kiri jalan.

Sepeda motor yang dikendarainya kemudian melaju tanpa kendali sejauh kurang lebih 40 meter sebelum menabrak korban yang berada di bahu jalan.

Benturan keras membuat korban terpental ke area persawahan bersama motor yang juga terlempar.

Warga bersama personel Polsek Tondon segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke Puskesmas Nanggala. Namun, karena keterbatasan fasilitas, korban dirujuk ke RS Elim Rantepao.

Julfian dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 18.00 Wita setelah mendapatkan penanganan medis.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.