MENU
MPR Putuskan Final LCC Kalbar Diulang, Juri Lama Dicopot
WA FB
News

MPR Putuskan Final LCC Kalbar Diulang, Juri Lama Dicopot

T Editor : Tigor Munthe | 13 May 2026 | 16:57 WIB
MPR Putuskan Final LCC Kalbar Diulang, Juri Lama Dicopot
Ketua MPR RI Ahmad Muzani. (Foto: Istimewa)

Jakarta, Sinata.id  - Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI akhirnya memutuskan menggelar ulang babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 Tingkat Kalimantan Barat usai polemik kesalahan penilaian yang viral di media sosial.

Keputusan itu diumumkan langsung Ketua MPR RI, Ahmad Muzani dalam konferensi pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/5/2026).

“LCC di tingkat Kalbar yang final akan kita lakukan ulang. Pimpinan MPR akan mengawasi langsung jalannya lomba tersebut dari awal sampai akhir,” kata Ahmad Muzani.

Menurutnya, perlombaan ulang akan digelar dengan susunan dewan juri yang baru dan berasal dari kalangan independen seperti akademisi.

MPR juga memastikan tidak ada lagi unsur internal MPR yang menjadi juri seperti pada perlombaan sebelumnya.

Keputusan ini diambil setelah polemik final LCC Empat Pilar di Pontianak pada Sabtu (9/5/2026) menuai sorotan luas publik.

Ajang tersebut viral setelah muncul protes peserta terkait dugaan kesalahan penilaian pada sesi pertanyaan rebutan.

Respons dewan juri terhadap keberatan peserta bahkan memicu kritik besar dari warganet di media sosial.

Dalam keterangannya, Ahmad Muzani mengakui adanya kekhilafan dalam penyelenggaraan lomba tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada peserta lomba yang menggunakan haknya untuk menyampaikan pandangan, kebebasan berbicara, dan menyampaikan protes atas ketidakpuasannya,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah mengatakan dewan juri lama telah dinonaktifkan dari seluruh kegiatan LCC Empat Pilar MPR RI 2026.

Menurutnya, langkah itu merupakan bentuk evaluasi atas polemik yang terjadi di final tingkat Kalbar.

“Tanggalnya sedang dikoordinasikan. Kalau bisa minggu ini supaya cepat terselesaikan,” kata Siti Fauziah.

Sebelumnya, tiga sekolah bertanding di final LCC Empat Pilar MPR RI Tingkat Kalbar, yakni SMA Negeri 1 Pontianak, SMA Negeri 1 Sambas, dan SMA Negeri 1 Sanggau.

Sorotan publik terutama tertuju pada keberanian peserta dari SMA Negeri 1 Pontianak yang menyampaikan protes terbuka atas hasil penilaian dewan juri di hadapan peserta dan penonton. (A08)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.