MENU
Nagori Karang Anyar Diterjang Puting Beliung, 81 Rumah Terdampak
WA FB
Berita

Nagori Karang Anyar Diterjang Puting Beliung, 81 Rumah Terdampak

T Editor : Tumpal Pandapotan | 01 Apr 2026 | 12:16 WIB
Nagori Karang Anyar Diterjang Puting Beliung, 81 Rumah Terdampak
Rumah penduduk rusak pascaditerjang angin puting beliung. foto: sinata/ist

Simalungun, Sinata.id - Angin puting beliung menerjang permukiman warga di Nagori Karang Anyar, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, Senin (30/3/2026) sekitar pukul 22.30 WIB.

Peristiwa yang dipicu hujan deras disertai angin kencang itu mengakibatkan puluhan rumah rusak, satu warga mengalami luka berat, serta akses jalan sempat terganggu akibat pohon tumbang.

Data sementara yang dihimpun aparat di lapangan mencatat tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Namun, seorang warga dilaporkan mengalami luka berat setelah tertimpa material bangunan saat angin berputar menerjang kawasan permukiman.

Kapolsek Bangun AKP Hengky B Siahaan mengatakan fenomena angin kencang yang berkembang menjadi puting beliung terjadi dalam waktu singkat dan menyebabkan kerusakan signifikan pada bangunan warga.

“Hujan deras disertai angin kencang yang berputar mengakibatkan sejumlah atap rumah terangkat dan pohon tumbang di beberapa titik,” ujarnya.

Kerusakan material tercatat meliputi 39 unit rumah rusak berat dan 42 unit rumah rusak ringan. Selain itu, satu unit bangunan sekolah turut terdampak.

Sedikitnya lima titik pohon tumbang juga dilaporkan menutup badan jalan desa, bahkan sebagian di antaranya menimpa rumah warga di sekitarnya.

Menindaklanjuti kejadian, personel Polsek Bangun bersama Bhabinkamtibmas setempat turun ke lokasi pada Selasa (31/3/2026) mulai pukul 11.00 WIB untuk melakukan pengecekan dan pendataan.

Aparat juga berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah nagori, serta instansi terkait guna mempercepat penanganan dampak bencana.

Bhabinkamtibmas Nagori Karang Anyar, Aipda W Sijabat, menyebutkan pihaknya turut melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pemadam kebakaran, dan Satuan Polisi Pamong Praja dalam upaya penanganan.

“Koordinasi dilakukan agar proses penanganan berjalan cepat dan tepat sasaran,” katanya.

Selain pendataan, aparat bersama warga melakukan evakuasi serta pembersihan material yang berserakan.

Pohon tumbang yang menutup akses jalan dipotong dan dipindahkan secara gotong royong agar jalur transportasi kembali dapat dilalui.

Petugas juga mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem susulan.

Masyarakat diminta segera mencari tempat aman apabila terjadi hujan lebat disertai angin kencang.

Hingga Selasa siang, kondisi di lokasi dilaporkan berangsur kondusif. Warga bersama aparat masih melanjutkan proses pembersihan serta perbaikan rumah yang mengalami kerusakan akibat bencana tersebut. (A58)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.