Dengan demikian, Natal tidak berakhir pada tanggal tertentu. Natal adalah peristiwa iman yang mengalir terus dalam kehidupan orang percaya.
Allah yang lahir di Betlehem adalah Allah yang hadir dalam keseharian, dalam proses, dalam penderitaan, dan dalam pengharapan umat-Nya. Tantangan bagi gereja masa kini adalah menghidupi Natal bukan sebagai seremoni, tetapi sebagai spiritualitas
Inkarnasi: menghadirkan kasih Allah secara nyata dalam kehidupan pribadi, gerejawi, dan sosial.
Kiranya umat Kristen tidak hanya merayakan Natal, tetapi memahami dan menghayatinya sebagai panggilan untuk hidup taat, rendah hati, dan setia—sebagaimana Kristus telah terlebih dahulu hidup bagi dunia. (A27).
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.