MENU
Nataru, Kota Siantar Dipenuhi Pemudik
WA FB
Berita

Nataru, Kota Siantar Dipenuhi Pemudik

R Editor : Redaksi Sinata | 26 Dec 2025 | 21:40 WIB
Nataru, Kota Siantar Dipenuhi Pemudik
Kepadatan lalu lintas masih terasa malam hari di Kota Pematangsiantar jelang nataru. (Foto: Sinata/Fetra Tumanggor)

Pematangsiantar, Sinata.id - Menyambut Natal dan Tahun Baru, Kota Pematangsiantar mulai dipenuhi pemudik yang pulang kampung.

Kepadatan lalu lintas mulai terasa sejak 22 Desember 2025 lalu dan semakin padat menjelang akhir tahun.

Hal ini terlihat di sepanjang Jl. Merdeka, Jl. Sutomo, Jl. Cipto, Jl. Gereja, dan beberapa ruas jalan utama di kota sejuk ini.

Karena padatnya, sering terjadi kemacetan di sepanjang ruas jalan utama ini dari pagi sampai malam.

Di Jl. Gereja, misalnya, polisi sampai harus melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan.

Demikian juga beberapa pusat perbelanjaan terlihat sesak dipenuhi warga, baik warga lokal maupun pendatang.

Pasar tradisional seperti Pusat Pasar Horas dan Pasar Dwikora (Perluasan) terlihat sesak sejak pagi.

Hal yang sama terlihat di tempat belanja modern seperti Merdeka Mall dan Ramayana yang terlihat penuh, terutama sore sampai ke malam.

Yang paling ramai tentu tempat makan dan minum. Tempat makan dan minum di Kota Siantar yang terkenal sebagai surga kuliner di Sumatera Utara, tentu menjadi buruan pendatang.

Kawasan Jl. Cipto - Jl. Wahidin, sebagai salah satu pusat kuliner di Siantar dipenuhi para pendatang. Kedai kopi Kok Tong tentu menjadi favorit pengunjung. Tak hanya makan dan minum, banyak di antaranya mengambil kesempatan untuk berfoto bersama.

Biasanya para pengunjung datang secara berkelompok atau dengan keluarga. Tak jarang mereka harus rela antri karena tempat duduk penuh.

Timbul Purba, seorang pengunjung yang ditemui Sinata di kedai kopi Kok Tong mengaku datang dari Jakarta, Rabu (24/12/2025) lalu membawa keluarga.

Dia menyebut sebagai anak Siantar asli, lahir dan besar di Siantar namun kini bertempat tinggal di Jakarta.

"Sudah 3 tahun tak pulang, baru ini pulang lagi ke Siantar. Menikmati lagi makanan Siantar," katanya.

Uniknya, dari pantauan Sinata, mayoritas pengunjung di Kok Tong adalah pendatang dari luar kota.

Warga lokal yang biasanya nongkrong di kedai kopi legendaris ini nyaris tak terlihat. []

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.