MENU
Ogah Dijodohkan, Reena Menyamar Jadi Ular dan Tipu Warga Sekampung
WA FB
News

Ogah Dijodohkan, Reena Menyamar Jadi Ular dan Tipu Warga Sekampung

R Editor : Redaksi Sinata | 21 Feb 2026 | 16:05 WIB
Ogah Dijodohkan, Reena Menyamar Jadi Ular dan Tipu Warga Sekampung
Calon pengantin di India hilang jelang nikah dan diduga berubah jadi ular. Polisi ungkap fakta sebenarnya: drama terencana demi kabur dari perjodohan. (Ilustrasi)

Tak lama berselang, beredar video yang menampilkan Reena mengenakan busana pengantin tradisional, berdiri berdampingan dengan sang suami. Ia tampak tenang, bahkan puas. Dalam pernyataannya, Reena meminta publik tidak mengganggu keluarganya dan menghormati keputusannya.

Sementara itu, tiga tim dibentuk untuk menelusuri keberadaan pasangan tersebut, terutama demi memastikan keamanan dan meredakan situasi di desa yang sempat gaduh.

Di India, lebih dari 90 persen pernikahan masih berlangsung melalui sistem perjodohan. Di satu sisi, banyak survei menunjukkan mayoritas masyarakat merasa puas dengan sistem tersebut. Di sisi lain, kisah-kisah penolakan, bahkan pelarian bukanlah hal baru.

Di India, organisasi seperti Love Commandos dikenal menyediakan tempat perlindungan bagi pasangan yang menolak perjodohan dan memilih kawin lari. Organisasi ini membantu pasangan yang menghadapi tekanan keluarga, bahkan ancaman kekerasan.

Namun ironi juga menyelimuti gerakan itu. Pada 2019, pendirinya, Sanjoy Sachdev, ditangkap atas dugaan pemerasan terhadap pasangan yang berada dalam perlindungan organisasinya, tuduhan yang ia bantah.

Sejak liberalisasi ekonomi pada awal 1990-an, India memang tumbuh menjadi salah satu ekonomi dengan perkembangan tercepat di dunia. Pendidikan perempuan meningkat, partisipasi mereka di dunia kerja formal meluas, dan interaksi lintas komunitas semakin terbuka. Secara teori, ruang untuk memilih pasangan berdasarkan cinta semakin besar.

Namun data menunjukkan pernikahan berbasis cinta tetap menjadi minoritas. Bagi sebagian masyarakat, pembangunan ekonomi tidak otomatis berarti adopsi nilai Barat. Tradisi, termasuk perjodohan, dipandang sebagai fondasi stabilitas sosial.

Di sinilah paradoks itu muncul, atau mungkin bukan paradoks sama sekali bagi mereka yang menjalaninya. India ingin modern, tetapi tidak ingin kehilangan jati diri tradisionalnya.

Dalam konteks itu, aksi Reena bisa dibaca sebagai bentuk perlawanan personal terhadap struktur sosial yang mapan. Ia mungkin sadar bahwa menolak terang-terangan bisa memicu konflik besar. Maka dipilihlah jalan yang lebih dramatis daripada sekadar berkata “tidak”, berpura-pura menjadi makhluk mitologi.

Jika benar seluruh adegan itu dirancang, maka Reena bukan sekadar calon pengantin yang kabur. Ia adalah sutradara sekaligus pemeran utama dalam drama yang memanfaatkan kepercayaan kolektif desa.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.