Sinata.id - Sebuah rekaman amatir yang memperlihatkan detik-detik oknum TNI AU tikam pria di kompleks Perumahan Bumi Permata Sudiang, Biringkanaya, Minggu malam (16/11/2025), beredar luas dan langsung memicu kegemparan warga Makassar. Dalam waktu singkat, video berdurasi 51 detik itu menyebar di berbagai platform media sosial dan memancing gelombang reaksi publik.
Korban, pria inisial MZ, tak terselamatkan setelah mengalami luka tikam di bagian punggung.
Pelaku disebut merupakan seorang oknum prajurit TNI Angkatan Udara berpangkat Sersan Dua (Serda) AI, yang diduga bertindak dalam kondisi emosi lantaran mencurigai hubungan istrinya dengan korban.
Korban Berjalan Terhuyung Sambil Diseret Istri Pelaku, Warga Teriak Histeris
Dalam video yang viral, terlihat seorang pria berkemeja putih berjalan mundur dengan pakaian basah oleh darah.
Di belakangnya, seorang perempuan berusaha menopang tubuh korban sambil memohon pertolongan warga.
“Astagaaa... itu keluargaku! Tolong!” teriak perempuan tersebut dalam rekaman yang terdengar kacau oleh suara warga yang panik.
Suasana di lokasi tampak mencekam.
Beberapa pengendara berhenti, sebagian lain berusaha menolong sembari menghindar dari kemungkinan serangan lanjutan.
Pelaku Disebut Sudah Mengintai Sejak Sebelum Kejadian
Informasi yang dihimpun menyebutkan, Serda AI sudah mencurigai istrinya dan mengikuti gerak-geriknya sejak sore.
Ia dikabarkan memergoki sang istri sedang bersama korban di depan sebuah penginapan dalam kompleks perumahan.
“Dia sudah intip-intip dari jauh. Begitu lihat anak saya sama istrinya di mobil, langsung dikejar,” ujar Abdul Rachman, ayah korban, dengan suara bergetar saat ditemui di rumah duka.
Menurutnya, pelaku menghampiri mobil yang ditumpangi korban dan tanpa banyak bicara menusukkan badik ke punggung MZ.
“Satu kali tikam, tapi keras. Dalam. Anak saya langsung jatuh. Setelah itu malah dibawa kabur mobilnya,” ungkapnya.
Keluarga korban kini menuntut pelaku dikenakan pasal berlapis, pembunuhan dan pencurian.
Pelaku Menyerahkan Diri, TNI AU Pastikan Proses Hukum Transparan
Beberapa saat setelah kejadian, Serda AI mendatangi Satpom Lanud Hasanuddin dan menyerahkan diri.
Ia langsung ditahan untuk menjalani pemeriksaan.
Kepala Penerangan Kodau II, Kolonel Sus Aidil, membenarkan insiden tersebut.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.