MENU
Operasi Penangkapan: Trump Konfirmasi Maduro Berada di Kapal Perang AS
WA FB
Berita

Operasi Penangkapan: Trump Konfirmasi Maduro Berada di Kapal Perang AS

R Editor : Redaksi Sinata | 04 Jan 2026 | 01:35 WIB
Operasi Penangkapan: Trump Konfirmasi Maduro Berada di Kapal Perang AS
Donald Trump. (cnn)

Jakarta, Sinata.id – Dalam sebuah pengumuman mengejutkan, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengonfirmasi bahwa Presiden Venezuela Nicolas Maduro beserta istrinya kini berada dalam pengawasan militer AS.

Keduanya tengah dalam perjalanan menuju New York di atas kapal perang USS Iwo Jima setelah operasi penangkapan yang dramatis.

​Dalam wawancara telepon dengan Fox News yang dilansir CNN, Minggu (4/1/2026), Trump membeberkan detail evakuasi Maduro dari tanah Venezuela.

​Penerbangan "Menyenangkan" Menuju Pengadilan ​Trump menjelaskan bahwa Maduro dijemput langsung menggunakan helikopter militer dari Venezuela menuju kapal perang.

​"Ya, mereka ada di atas Iwo Jima sekarang," ujar Trump. "Mereka sedang menuju New York. Helikopter membawa mereka keluar dalam penerbangan yang saya yakin sangat mereka nikmati. Tapi ingat, mereka telah membunuh banyak orang."

​Trump menegaskan bahwa tidak ada pilihan lain bagi Maduro selain menyerah total. Ia mengaku sempat berkomunikasi langsung dengan pemimpin Venezuela tersebut satu minggu sebelum penangkapan terjadi.

"Saya katakan kepadanya: Anda harus menyerah. Anda harus tunduk," ujar sang Presiden.

​Detail Operasi: Kontak Senjata di Lokasi Ketat ​Meskipun operasi ini berhasil mengamankan Maduro, Trump mengungkapkan bahwa misi tersebut berlangsung di lokasi yang sangat dijaga ketat dan sempat terjadi kontak senjata.

Trump meyakini tidak ada personel AS yang tewas, meski beberapa prajurit terluka akibat tembakan saat proses penangkapan.

​Para personel yang terluka dilaporkan dalam kondisi stabil dan telah kembali ke unit mereka.

Sebuah helikopter dilaporkan terkena tembakan cukup parah, namun tidak ada pesawat yang hilang dalam operasi ini.

​"Satu helikopter terkena hantaman keras, tapi kami berhasil membawanya kembali. Semuanya kembali dengan selamat," kata Trump. []

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.