Di sisi lain, Kylian Mbappé, rekan setim sekaligus rival, dengan 43 gol di semua ajang malah memberi dukungan tulus. “Jika terserah saya, saya akan mengantarnya langsung ke rumahnya,” ujarnya, menegaskan respek dan pengakuan bahwa Dembélé pantas di puncak.
Analisis Kritis
Mengulas performa Dembélé, tak sekadar statistik yang memukau. Ia mengubah persepsi tentang dirinya, dari pemain rentan cedera dan inkonsisten menjadi bintang besar yang menentukan laga-laga terbesar.
Ballon d’Or sering kali menilai bukan hanya angka, tetapi momen-momen yang mendefinisikan musim.
Apakah 2025 akan menjadi tahunnya?
Jika trofi itu jatuh ke tangan Dembélé, ini bukan sekadar penghargaan pribadi, melainkan simbol kebangkitan karier dan bukti bahwa kegigihan mampu mengubah penilaian publik.
Persaingan ketat akan tetap berlangsung hingga detik terakhir. (A46)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.