MENU
PACS Bedah dan Launching Buku Sejarah dan Etnik Simalungun Rondahaim
WA FB
Berita

PACS Bedah dan Launching Buku Sejarah dan Etnik Simalungun Rondahaim

R Editor : Redaksi Sinata | 24 Jun 2025 | 12:08 WIB
PACS Bedah dan Launching Buku Sejarah dan Etnik Simalungun Rondahaim
PACS saat menggelar bedah dn launching buku di Siantar Hotel

Pematangsiantar, Sinata.id - Pemangku Adat dan Cendekiawan Simalungun (PACS) bedah dan launching buku Sejarah dan Etnik Simalungun Rondahaim, Senin 23 Juni 2025 di Siantar Hotel, Pematangsiantar.

Bedah dan launching buku tentang sebagian dari kisah Raja Raya Rondahaim Saragih melawan penjajahan  Belanda tersebut, dibuka secara resmi oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PACS, Dr (Med) Sarmedi Purba SpOG

"PACS mendukung penuh agar Tuan Rondahaim di Tahun 2025 ini ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional," ucap Dr Sarmedi Purba SpOG.

Di acara bedah buku, PACS hadirkan pakar sejarah Profesor Dr Hisarma Saragih (Guru Besar USI) dan Juandaha Purba sebagai nara sumber.

Saat itu, Prof Dr Hisarma Saragih mengatakan, Tuan Rondahaim Saragih merupakan sosok yang anti terhadap pengkhianatan.

Katanya, semasa memimpin perlawanan terhadap penjajah Belanda, Rondahaim menjalin kerja sama dan mendatangkan ahli perang daru Aceh, Gayo, Alas dan Karo. Sehingga menurutnya, Rondahaim sangat layak ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.

Sedangkan Juandaha Purba memaparkan tentang politik devide at impera (politik pecah belah) yang dilakukan penjajah Belanda di tanah Simalungun.

Lebih lanjut Juandaha menegaskan tentang julukan Belanda terhadap Rondahaim berupa Napoleon der Bataks (Napoleoan dari Batak). Julukan itu disematkan, karena Rondahaim tidak pernah mau tunduk terhadap penjajah Belanda.

Pada momen bedah buku tersebut, Juandaha juga menjelaskan tentang gelar Raja Namabajan yang dimiliki Rondahaim Saragih. Gelar itu disematkan karena ketegasan dari sosok Rondahaim yang memberikan hukuman berat terhadap panglimanya yang membelot.

Di kesempatan bedah dan launching, M Simarmata dari Bankom Garuda juga menyampaikan kesaksiannya tentang sosok Tuan Rondahaim Saragih yang sudah dikenal luas oleh masyarakat. Sebutnya, Rondahaim bukan hanya dikenal di SimaLungun. Melainkan, juga dikenal di luar Simalungun.

Kegiatan bedah dan launching buku Sejarah dan Etnik Simalungun Rondahaim ditutup dengan zoom meeting dengan Juliaman yang ada di Jakarta. (*)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.