Jakarta, Sinata.id - Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal Agus Subiyanto menginstruksikan seluruh jajaran militer untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi dampak konflik global yang sedang berkembang di sejumlah kawasan dunia.
Instruksi tersebut tertuang dalam telegram Panglima TNI yang disampaikan kepada satuan-satuan TNI di seluruh wilayah Indonesia.
Kebijakan itu disebut bagian bagian dari langkah antisipatif terhadap dinamika geopolitik internasional yang dinilai dapat memengaruhi stabilitas keamanan nasional.
Perintah kesiapsiagaan tersebut mulai diberlakukan sejak Minggu, 1 Maret 2026. Melalui instruksi itu, setiap satuan diminta mempersiapkan personel serta memperkuat kesiapan alat utama sistem persenjataan.
Kepala Pusat Penerangan TNI Brigadir Jenderal Aulia Dwi Nasrullah menjelaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan bentuk kesiapan institusi pertahanan negara dalam menjaga keamanan wilayah Indonesia.
Ia menegaskan bahwa TNI memiliki tanggung jawab melindungi negara dari berbagai potensi ancaman, baik yang berasal dari dalam maupun luar negeri. Karena itu, peningkatan kesiapan militer dipandang penting agar setiap potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi sejak dini.
Melalui langkah ini, TNI berharap stabilitas nasional tetap terjaga meskipun situasi geopolitik global mengalami ketidakpastian. (A18)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.