Ia menambahkan, Paskah menjadi simbol kebangkitan dan harapan baru bagi umat Kristiani. Kebangkitan Kristus pada hari ketiga menjadi bukti bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan umat-Nya, bahkan dalam kondisi terendah sekalipun.
“Paskah membawa pesan sukacita bahwa Tuhan selalu hadir dan memberikan pengharapan baru bagi setiap orang percaya,” ungkapnya.
Yongki juga mengajak jemaat untuk mempersiapkan diri secara rohani dalam menyambut Paskah, tidak hanya melalui kehadiran dalam ibadah, tetapi juga melalui refleksi diri dan pembaruan iman.
“Persiapan terpenting adalah hati. Ibadah tidak hanya sekadar hadir secara fisik, tetapi juga harus disertai dengan perenungan dan kedekatan dengan Tuhan,” tutupnya. (SN10)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.