MENU
PBB Meningkat Tajam Jadi Keluhan Warga pada Reses Daud Simanjuntak
WA FB
Berita

PBB Meningkat Tajam Jadi Keluhan Warga pada Reses Daud Simanjuntak

G Editor : Gunawan Purba | 11 Mar 2026 | 21:01 WIB
PBB Meningkat Tajam Jadi Keluhan Warga pada Reses Daud Simanjuntak
Reses Wakil Ketua DPRD Pematangsiantar Ir Daud Simanjuntak

Pematangsiantar, Sinata.id - Anggota DPRD Kota Pematangsiantar dari Partai Golkar, Daud Simanjuntak, menyerap berbagai aspirasi warga saat menggelar reses Masa Sidang II Tahun 2026 di Kecamatan Siantar Sitalasari.

Kegiatan yang berlangsung di SD Katolik Asisi, Jalan Viyata Yudha, Rabu (11/3/2026), dihadiri sejumlah warga yang menyampaikan keluhan terkait persoalan pajak, infrastruktur, hingga pelayanan publik.

Salah satu isu yang paling banyak disoroti warga tentang kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang disebut meningkat tajam dalam beberapa tahun terakhir.

Seorang warga, Aris, menilai kebijakan tersebut sangat memberatkan masyarakat karena nilai PBB disebut meningkat hingga seribu persen dalam kurun waktu lima tahun.

Menanggapi hal tersebut, Daud menjelaskan bahwa kenaikan pajak tersebut merupakan kebijakan pemerintah kota melalui Peraturan Wali Kota, bukan Peraturan Daerah.

Ia menegaskan pihaknya di legislatif telah meminta agar kebijakan terkait nilai jual objek pajak tersebut ditinjau kembali.

“Kami sudah menyuarakan agar kebijakan NJOP ini dievaluasi karena dinilai memberatkan masyarakat,” ujarnya.

Selain pajak, warga juga mengeluhkan praktik parkir di pusat kota yang dinilai tidak transparan. Beberapa warga mengaku kerap diminta membayar tarif parkir tanpa disertai karcis resmi.

Permasalahan infrastruktur turut menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut. Warga Jalan Rajamin Purba mengeluhkan ketiadaan drainase yang menyebabkan banjir saat hujan deras.

Selain itu, keberadaan pohon besar di sekitar permukiman warga juga dikhawatirkan rawan tumbang ketika terjadi cuaca ekstrem.

Menanggapi hal itu, Daud meminta warga segera mengajukan permohonan resmi agar dinas terkait dapat segera melakukan penanganan di lapangan.

Terkait pembangunan infrastruktur jalan, Daud menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Pematangsiantar saat ini tengah melakukan efisiensi anggaran sekitar Rp180 miliar sehingga sejumlah proyek pembangunan harus diprioritaskan.

Meski demikian, ia memastikan aspirasi warga terkait perbaikan jalan, termasuk pengaspalan Jalan Lapangan Tembak dan Jalan Tojai Lama, akan tetap diperjuangkan dalam forum perencanaan pembangunan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Daud juga menyampaikan kabar terkait rencana pembangunan patung Bunda Maria di Jalan Bali serta dukungan fasilitas bagi Gereja Bah Kapul yang telah disetujui pemerintah kota.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.