MENU
Pelaksanaan APBD Siantar Tahun 2025, Lebih Besar Pasak daripada Tiang
WA FB
Berita

Pelaksanaan APBD Siantar Tahun 2025, Lebih Besar Pasak daripada Tiang

G Editor : Gunawan Purba | 13 Apr 2026 | 14:58 WIB
Pelaksanaan APBD Siantar Tahun 2025, Lebih Besar Pasak daripada Tiang
Wakil Wali Kota Pematangsiantar, Herlina

Pematangsiantar, Sinata.id - Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar dalam melaksanakan program APBD Tahun 2025 terkesan seperti ungkapan, lebih besar pasak daripada tiang.

Pasalnya dalam melaksanakan program APBD 2025, pendapatan yang diperoleh Pemko Pematangsiantar lebih kecil dari belanja. Dimana pendapatan cuma sebesar Rp1,077 triliun, sedangkan pengeluaran yang dibelanjakan sebesar Rp1,117 triliun.

Dengan realisasi seperti itu, maka nilai yang dibelanjakan (belanja) lebih besar sekira Rp39,643 miliar dari pendapatan.

Informasi realisasi pendapatan Rp1,077 triliun dan belanja Rp1,117 triliun dalam pelaksanaan program APBD Tahun 2025 tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Pematangsiantar, Herlina saat membacakan Nota Pengantar LKPJ Wali Kota Pematangsiantar Tahun 2025.

"Tahun anggaran 2025, (target) pendapatan daerah sebesar Rp1.124.660.925697, dan direalisasikan sebesar Rp1.077.890.608.692. Belanja daerah pada tahun anggaran 2025 dialokasikan sebesar Rp1.213.517.919.066, dan terealisasi sebesar RP1.117.534.017.957," ucap Herlina saat menyampaikan kondisi APBD Tahun 2025 pada Sidang Paripurna DPRD Pematangsiantar.

Sementara pada program pembiayaan pada APBD 2025, sebut Herlina, dianggarkan sebesar Rp88.836.993.369 (Rp88,836 miliar), dan realisasinya juga Rp88,836 miliar.

Lebih lanjut Wakil Wali Kota Pematangsiantar ini mengatakan, bahwa tahun 2025 Pemko Pematangsiantar menganggarkan defisit sebesar Rp 66,836 miliar, dan terealisasi Rp39,643 miliar.

Hanya saja hasil perhitungan besaran realisasi pendapatan, belanja, pembiayaan maupun defisit yang disampaikan, mendahului hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), katanya. (A18)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.