MENU
ADVERTISEMENT
Peletakan Batu Pertama GBI Danau Tondano, Wesly Silalahi Beri 500 Sak...
WA FB

Peletakan Batu Pertama GBI Danau Tondano, Wesly Silalahi Beri 500 Sak Semen

J Editor : Jansen Siahaan 16 Jun 2026 | 17:44 WIB
Peletakan Batu Pertama GBI Danau Tondano, Wesly Silalahi Beri 500 Sak Semen
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gereja Bethel Indonesia (GBI) di Jalan Danau Tondano. (diskominfosiantar)
ADVERTISEMENT

Pematangsiantar, Sinata.id – Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan Gereja Bethel Indonesia (GBI) di Jalan Danau Tondano, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, Selasa (16/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Wesly memberikan bantuan pribadi berupa 500 sak semen untuk mendukung pembangunan rumah ibadah tersebut. Bantuan itu diumumkan langsung di hadapan jemaat, panitia pembangunan, serta para tamu undangan yang hadir.

“Bantuan saya dalam pembangunan gereja ini berupa 500 sak semen. Ini merupakan bantuan pribadi saya,” ujar Wesly yang disambut tepuk tangan jemaat.

Kedatangan Wali Kota Pematangsiantar disambut hangat oleh Gembala Sidang GBI, Pdt Daniel Edy Prajitno, bersama Sumiharjo Pakpahan dan panitia pembangunan gereja.

Prosesi peletakan batu pertama dilakukan secara simbolis oleh Wesly Silalahi bersama tokoh gereja, panitia pembangunan, serta Sekretaris Daerah Kota Pematangsiantar, Junaedi Antonius Sitanggang.

Dalam sambutannya, Wesly menegaskan bahwa peletakan batu pertama bukan hanya menandai dimulainya pembangunan fisik sebuah gedung gereja, tetapi juga menjadi simbol lahirnya harapan baru, semangat kebersamaan, dan komitmen memperkuat kehidupan sosial serta spiritual masyarakat.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, kehadiran gereja nantinya diharapkan mampu memberikan manfaat yang luas, tidak hanya bagi jemaat, tetapi juga bagi masyarakat sekitar. Wesly juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga nilai-nilai toleransi, gotong royong, dan kebersamaan yang selama ini menjadi ciri khas Kota Pematangsiantar.

“Pembangunan ini membutuhkan dukungan bersama. Mari kita kawal hingga selesai sehingga dapat menjadi tempat pelayanan yang membawa berkat bagi banyak orang,” katanya.

Ia turut mengingatkan panitia pembangunan agar melaksanakan seluruh tahapan pembangunan secara terencana, transparan, memperhatikan aspek keselamatan kerja, serta mematuhi ketentuan yang berlaku sehingga hasilnya dapat memberikan kenyamanan bagi jemaat.

Di akhir sambutannya, Wesly berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar dan selesai sesuai rencana sehingga segera dapat dimanfaatkan untuk kegiatan peribadatan.

Sementara itu, Pdt Daniel menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan dukungan yang diberikan Wali Kota Pematangsiantar. Ia mengajak seluruh panitia dan jemaat untuk tetap optimistis dalam menyelesaikan pembangunan gereja tersebut.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.