MENU
πŸ“Siantar πŸ“Simalungun πŸ“Medan πŸ“Singkil πŸ“Taput πŸ“Sibolga
Peluang Kerja di Medan Perlu Ditingkatkan Demi Serap Tenaga Kerja
WA FB
Regional

Peluang Kerja di Medan Perlu Ditingkatkan Demi Serap Tenaga Kerja

Y Editor : Yusri | 10 Jun 2026 | 20:09 WIB
Peluang Kerja di Medan Perlu Ditingkatkan Demi Serap Tenaga Kerja
Wali Kota Medan, Rico Waas didampingi Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Rakhmat Harahap dan Plt Kadis Ketenagakerjaan, Ramaddan, ketika menerima audiensi Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Majime Training Centre di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Rabu (10/6/2026). (diskominfomedan)

Sementara itu, Pembina LPK Majime Training Centre, Rahudman Harahap menjelaskan, pihaknya selama ini fokus mempersiapkan generasi muda agar memiliki keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja, khususnya pasar kerja luar negeri.

Rahudman menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Ketenagakerjaan dan selama ini telah memberangkatkan sekitar 800 tenaga kerja asal Medan untuk bekerja di luar negeri.

"Kami sudah memberangkatkan sekitar 800 orang tenaga kerja dari Medan untuk bekerja di luar negeri. Permintaan tenaga kerja terus meningkat dari berbagai negara tujuan," jelas Rahudman.

Menurutnya, LPK Majime juga menyediakan berbagai program pelatihan dengan biaya sekitar Rp15 juta per peserta. Pelatihan tersebut dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan sektor kesehatan, kuliner, industri manufaktur hingga pengemudi.

"Tahun ini kami menargetkan sekitar 100 orang akan diberangkatkan. Kami siap mendukung program Pemko Medan dalam mengurangi angka pengangguran melalui penempatan pekerja migran Indonesia," ujarnya.

Rahudman menambahkan, pihaknya siap memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Kota Medan dan Dinas Ketenagakerjaan, termasuk membuka kesempatan bagi Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk meninjau langsung lokasi pelatihan. (SN22)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.