Banda Aceh, Sinata.id – Pemerintah Aceh menyampaikan keprihatinan atas insiden yang terjadi di KMP Aceh Hebat 2 di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, Jumat (12/6/2026), yang mengakibatkan sejumlah taruna dan kru kapal mengalami luka-luka.
Juru Bicara Pemerintah Aceh, Dr Nurlis Effendi, mengatakan pemerintah terus memantau perkembangan kondisi para korban serta memastikan seluruh pihak terkait memberikan penanganan terbaik selama proses perawatan dan pemulihan.
Menurutnya, keselamatan dan kesehatan para korban menjadi fokus utama pemerintah pasca-kejadian tersebut.
“Atas nama Pemerintah Aceh, kami menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa para taruna Politeknik Pelayaran Malahayati dan kru kapal. Penanganan serta pemulihan korban menjadi prioritas saat ini,” ujar Nurlis.
Untuk mendukung penanganan korban, Pemerintah Aceh telah meminta seluruh Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) terkait agar berkoordinasi secara intensif dengan rumah sakit, operator kapal, dan instansi pelabuhan guna memastikan layanan medis berjalan optimal hingga korban dinyatakan pulih.
Pemerintah Aceh juga mengapresiasi respons cepat berbagai pihak yang terlibat dalam proses evakuasi dan penanganan korban, termasuk Dinas Perhubungan Aceh, PT ASDP Indonesia Ferry, KSOP Malahayati, Kantor Kesehatan Pelabuhan, serta tenaga medis yang bertugas sejak awal kejadian.
Selain penanganan korban, pemerintah menilai investigasi menyeluruh terhadap insiden tersebut perlu dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti ledakan yang terjadi di kapal.
Nurlis menegaskan bahwa hasil penyelidikan nantinya diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi guna memperkuat standar keselamatan dan prosedur operasional transportasi laut, sehingga kejadian serupa dapat dicegah di masa mendatang.
“Pemerintah Aceh mendukung penuh proses pemeriksaan yang sedang dilakukan oleh pihak berwenang. Penyebab kejadian harus diketahui secara jelas agar langkah perbaikan dan mitigasi dapat dilakukan secara tepat,” katanya.
Saat ini, proses penyelidikan masih berlangsung dan para korban terus mendapatkan perawatan medis di fasilitas kesehatan yang telah ditunjuk. (SN24)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.