MENU
Pemerintah Pastikan Stok Beras Nasional Aman Hampir Setahun
WA FB
News

Pemerintah Pastikan Stok Beras Nasional Aman Hampir Setahun

R Editor : Redaksi Sinata | 06 Mar 2026 | 17:19 WIB
Pemerintah Pastikan Stok Beras Nasional Aman Hampir Setahun
Cadangan beras nasional mencapai sekitar 27,99 juta ton dengan produksi hingga 5,7 juta ton per bulan. Pemerintah mengklaim stok beras Indonesia cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga 324 hari ke depan. (Ist)

Jakarta, Sinata.id — Pemerintah memastikan kondisi cadangan beras nasional berada dalam posisi yang sangat aman. Dengan produksi yang terus meningkat dan stok yang melimpah, kebutuhan konsumsi masyarakat Indonesia disebut mampu dipenuhi hingga hampir satu tahun ke depan.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan, produksi beras nasional saat ini berada pada kisaran 2,6 juta hingga 5,7 juta ton setiap bulan, angka yang lebih tinggi dibanding kebutuhan konsumsi masyarakat yang rata-rata mencapai sekitar 2,59 juta ton per bulan.

“Kalau kita lihat data hari ini, ketersediaan pangan kita sangat aman. Total stok beras nasional cukup untuk 324 hari ke depan atau sekitar 10,8 bulan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” kata Amran dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (6/3/2026).

Stok Nasional Tembus Hampir 28 Juta Ton

Data Kementerian Pertanian menunjukkan total ketersediaan beras nasional saat ini mencapai sekitar 27,99 juta ton. Jumlah tersebut berasal dari berbagai sumber, mulai dari cadangan pemerintah, stok yang berada di masyarakat, hingga potensi produksi dari padi yang siap dipanen.

Rinciannya meliputi:

  • 3,76 juta ton stok beras yang dikelola Perum Bulog,

  • sekitar 12,5 juta ton stok yang tersebar di masyarakat,

  • serta 11,73 juta ton potensi produksi dari tanaman padi yang segera memasuki masa panen.

Kombinasi ketiga sumber tersebut membuat neraca beras nasional berada dalam kondisi surplus yang dinilai cukup kuat untuk menghadapi fluktuasi kebutuhan pangan.

Produksi Awal Tahun Meningkat

Selain stok yang melimpah, tren produksi beras pada awal 2026 juga menunjukkan peningkatan.

Kementerian Pertanian mencatat bahwa sepanjang periode Januari hingga Mei 2026, produksi beras nasional diperkirakan mencapai sekitar 16,92 juta ton. Angka tersebut berasal dari produksi bulanan yang berkisar antara 2,6 juta hingga 5,7 juta ton.

Menurut Amran, capaian ini menjadi indikator bahwa sektor pertanian nasional masih mampu menjaga stabilitas produksi meskipun menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari perubahan iklim hingga ketidakpastian ekonomi dunia.

Pemerintah Optimistis Ketahanan Pangan Terjaga

Pemerintah menilai kondisi stok yang kuat memberi ruang bagi negara untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan distribusi pangan berjalan lancar di seluruh wilayah.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.