MENU
Pemprovsu Bantah Pemko Siantar Ada Meminta Izin Studio 21 Dicabut
WA FB
Pematangsiantar

Pemprovsu Bantah Pemko Siantar Ada Meminta Izin Studio 21 Dicabut

R Editor : Redaksi Sinata | 18 May 2025 | 00:12 WIB
Pemprovsu Bantah Pemko Siantar Ada Meminta Izin Studio 21 Dicabut
Sekda Pematangsiantar Junaedi (dua dari kanan), AKBP Sah Udur (tiga dari kanan), Kombes Calvijn (dua dari kiri) dan pejabat lainnya.

Pematangsiantar, Sinata.id - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) membantah pernyataan Sekda Kota Pematangsiantar Junaedi Antonius Sitanggang terkait pencabutan izin Studio 21.

Bantahan diungkap Pemprovsu, dalam hal ini oleh Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Sumatera Utara (Sumut), Faisal Arif Nasution melalui pesan Whatsapp (WA) yang diterima Sinata.id,   Kamis 15 Mei 2025.

Sebelumnya, juga hari Kamis yang lalu, Junaedi menyebut, kalau Pemko Pematangsiantar telah menyurati Dinas PMPTSP Sumut. Katanya, surat itu berupa permintaan, agar Dinas PMPTSP Sumut mencabut 4 izin yang dimiliki Studio 21. Seperti izin bar, karaoke, hotel dan lainnya.

Namun, pernyataan Junaedi yang merupakan alumni Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) tersebut dibantah oleh Faisal Arif Nasution yang juga alumni STPDN.

Kepada Sinata.id, Faisal Arif mengatakan, surat yang diterima Dinas PMPTSP dari Pemko Pematangsiantar bukan berupa permintaan pencabutan izin Studio. Melainkan, berupa pemberitahuan.

"Isi surat nya apa ya, seingat saya pemberitahuan," sebut Faisal Arif Nasution tanpa menjelaskan apa yang diberitahukan Pemko Pematangsiantar ke Dinas PMPTSP Sumut.

Dari penuturannya, Faisal Arif Nasution tidak menyampaikan sikap Pemprovsu terkait keberadaan Studio 21 secara tegas dan jelas. "Syukurlah (tutup), mudah-mudahan tidak beroperasi lagi ya," katanya.

Sementara, sebagaimana diketahui, 2 Mei 2025 yang lalu, persisnya pada Konprensi Pers Poldasu, dihadapan Direktur Reserse Narkoba Poldasu Kombes Jean Calvijn Simanjuntak, Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Sitinjak, dan pejabat lainnya, Junaedi mengungkap, kalau Kapolres Pematangsiantar telah menyurati Pemko Pematangsiantar terkait keberadaan Studio 21.

Tutur Junaedi saat itu, Kapolres melalui suratnya meminta agar izin Studio 21 dicabut, seiring dengan terungkapnya dugaan peredaran narkoba di Studio 21 tersebut.

Kemudian, Sekda Kota Pematangsiantar ini mengatakan, bahwa permintaan Kapolres akan ditindaklanjuti Pemko Pematangsiantar dengan meminta Pemprovsu mencabut izin dari Studio 21. Karena yang berwenang mencabut izin Studio 21 adalah Pemprovsu, katanya.

Polda Sumut Bongkar Peredaran Ekstasi di Studio 21

Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumatera Utara membongkar jaringan peredaran narkotika jenis ekstasi dan happy 5 (H5) di tempat hiburan malam Studio 21, Pematangsiantar. Sebanyak lima tersangka ditangkap dari pengungkapan kasus tersebut. Seperti JS alias M, RS, G, R dan AM alias O.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.