Dalam ayat 26, Yesus menunjukkan betapa berharganya jiwa manusia. Seluruh dunia tidak dapat dibandingkan dengan nilai keselamatan jiwa. Harta, jabatan, popularitas, dan semua pencapaian dunia tidak akan mampu menggantikan jiwa yang hilang.
Karena itu, setiap orang percaya perlu memandang keselamatan sebagai hal yang paling utama dalam hidup. Keselamatan bukan sekadar identitas agama, melainkan hubungan yang benar dengan Kristus dan hidup yang terus berkenan di hadapan-Nya.
Pertanyaan Perenungan
Apa kaitan pemuridan ayat 24 dan ayat 25? Apa maksud ayat 25? Apakah Anda sudah memiliki kualitas ayat 25 dalam hidupmu? Relakah Anda kehilangan nyawamu demi Kristus? Seberapa besar nilai hidup manusia menurut ayat 26? Bagaimana Anda memandang keselamatan jiwamu?
Pemuridan sejati tidak diukur dari seberapa lama seseorang menjadi orang percaya, tetapi dari seberapa sungguh ia mengikut Kristus. Dunia dapat menawarkan banyak hal, tetapi keselamatan jiwa tetap yang paling berharga. Tetaplah setia, pikul salib setiap hari, dan hiduplah dalam kebenaran Tuhan, sebab pada akhirnya setiap orang akan berdiri di hadapan Allah untuk mempertanggungjawabkan hidupnya. (A27)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.