MENU
Penangkapan Nicolas Maduro Disebut Pukulan Terbuka untuk Putin
WA FB
Berita

Penangkapan Nicolas Maduro Disebut Pukulan Terbuka untuk Putin

R Editor : Redaksi Sinata | 04 Jan 2026 | 18:22 WIB
Penangkapan Nicolas Maduro Disebut Pukulan Terbuka untuk Putin
Nicolas Maduro - Vladimir Putin. (Ist)

Sinata.id - Dunia internasional kembali terguncang setelah penangkapan Nicolas Maduro dalam salah satu operasi militer paling berani yang dilakukan Amerika Serikat dalam dua dekade terakhir. Presiden Venezuela itu dilaporkan diamankan langsung oleh pasukan khusus elite Angkatan Darat AS, Delta Force, melalui operasi senyap berisiko tinggi yang berujung bentrokan bersenjata di Caracas, Sabtu (3/1/2026) waktu setempat.

Operasi kilat itu bukan sekadar penangkapan seorang kepala negara.

Di mata banyak analis, langkah ini dibaca sebagai “tembakan langsung” Washington ke Moskow, pesan keras Amerika Serikat kepada Presiden Rusia Vladimir Putin, mengingat Maduro selama ini dikenal sebagai sekutu paling loyal Kremlin di Amerika Latin.

Operasi Senyap yang Berubah Jadi Ledakan Politik Global

Informasi dihimpun, penangkapan Maduro dilakukan di tengah situasi keamanan yang dikunci ketat.

Pasukan khusus AS masuk dalam operasi terbatas dengan target tunggal, dengan mengamankan kepala negara Venezuela hidup-hidup.

Beberapa jam setelah operasi tersebut, Departemen Kehakiman AS langsung mengumumkan dakwaan pidana berat terhadap Maduro.

Maduro dituduh menjadi aktor sentral dalam jaringan penyelundupan narkotika internasional selama lebih dari 25 tahun, dengan dugaan keterlibatan kartel narkoba regional dan kelompok bersenjata lintas negara.

Dakwaan itu juga menyebutkan adanya kolaborasi sistematis untuk mengalirkan kokain ke Amerika Serikat, menjadikan Venezuela sebagai jalur utama perdagangan gelap narkotika global.

Istrinya, Cilia Flores, disebut turut diamankan dalam operasi yang sama, menandai eskalasi hukum yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap lingkar inti kekuasaan Caracas.

Dari Caracas ke New York

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengonfirmasi bahwa Maduro kini berada di atas kapal militer AS dan sedang dibawa menuju New York.

Proses hukum disebut akan dilakukan sepenuhnya di bawah yurisdiksi pengadilan federal Amerika Serikat.

Langkah ini menutup spekulasi lama bahwa Washington hanya akan mengisolasi Maduro lewat sanksi.

Kali ini, AS memilih jalur paling frontal: penangkapan langsung.

Pesan ke Moskow: Sekutu Tak Kebal

Di balik drama Caracas, perhatian dunia justru tertuju ke Rusia.

Maduro dan Putin dikenal memiliki hubungan strategis yang sangat erat, mulai dari kerja sama militer, energi, hingga dukungan politik internasional.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.