Oleh : Pdt Manser Sagala, M.Th.
PENANTIAN MURID MURID YESUS
Penantian murid-murid Yesus akan datangnya Roh Kudus adalah masa transisi yang krusial dalam sejarah gereja mula-mula. Masa ini sering disebut sebagai Masa Penantian Roh Kudus, yang berlangsung selama 10 hari antara kenaikan Yesus ke surga hingga hari Pentakosta.
Berikut adalah penjelasan berdasarkan Firman Tuhan:
1. Perintah dan Janji Yesus
Sebelum naik ke surga, Yesus memberikan instruksi yang sangat spesifik kepada murid-murid-Nya. Ia melarang mereka meninggalkan Yerusalem dan memerintahkan mereka untuk menunggu "Janji Bapa."
Kisah Para Rasul 1:4-5: "Pada suatu hari ketika Ia makan bersama-sama dengan mereka, Ia melarang mereka meninggalkan Yerusalem, dan menyuruh mereka menantikan janji Bapa, yang—demikian kata-Nya—'telah kamu dengar dari pada-Ku. Sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus.'"
Kisah Para Rasul 1:8: Yesus menjelaskan tujuan dari kedatangan Roh Kudus tersebut, yaitu untuk memberikan kuasa (dunamis) agar mereka menjadi saksi-Nya sampai ke ujung bumi.
2. Sikap Murid-Murid dalam Menanti
Murid-murid tidak menunggu dengan pasif atau sekadar bersantai. Ada aktivitas rohani yang intens yang mereka lakukan di ruang atas (loteng) sebuah rumah di Yerusalem. Bertekun dalam Doa: Mereka memiliki kesatuan hati yang luar biasa.
Kisah Para Rasul 1:14: "Mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama, dengan beberapa perempuan serta Maria, ibu Yesus, dan dengan saudara-saudara Yesus."
Ketaatan Total: Meskipun mereka mungkin merasa takut karena pemimpin mereka (Yesus) sudah tidak ada secara fisik, mereka tetap taat tinggal di Yerusalem—kota yang sebenarnya cukup berbahaya bagi pengikut Yesus saat itu.
3. Penggenapan Janji (Peristiwa Pentakosta)
Setelah 10 hari menanti (tepat pada hari raya Pentakosta yahudi), janji itu digenapi secara spektakuler.
Kisah Para Rasul 2:1-4: Bunyi tiupan angin keras: Melambangkan kehadiran nafas Allah (Pneuma). Lidah-lidah api: Hinggap di atas mereka, melambangkan pemurnian dan kehadiran Allah.
Berbahasa lain: Mereka dipenuhi Roh Kudus dan mulai berbicara dalam bahasa-bahasa lain seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.