Hingga dua bulan lebih pascabencana, upaya pencarian delapan korban yang diduga hanyut di Sungai Garoga ini, tidak pernah dilakukan Tim SAR maupun BPBD Tapteng.
Kondisi ini menimbulkan protes keras dari pihak keluarga korban. Hingga akhirnya, atas inisiasi Camat Sibabangun, membentuk tim dari unsur Forkopomka untuk melakukan pencarian di sepanjang alur Sungai Garoga. (SN1)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.