“Saya mohon cepatlah ditangkap pelakunya. Kalau tidak, emas saya bisa dijual. Itu semua tabungan saya untuk masa tua,” ucap Nurmi sambil menahan tangis.
Perempuan yang memiliki lima anak dan tiga cucu itu menjelaskan, peristiwa pencurian terjadi pada Kamis (15/1/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Saat itu, seorang perempuan datang berpura-pura berbelanja jipang dan timun dengan nilai transaksi sekitar Rp28 ribu.
Menurut Nurmi, pelaku sengaja mengalihkan perhatiannya hingga lengah. Di saat itulah tas miliknya terbuka dan uang hasil jualan serta emas yang disimpan terpisah di dalam tas raib digondol. “Dia buat saya sibuk. Saya tidak sadar tas sudah terbuka,” tuturnya lirih. (SN14)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.