Oleh : Suteki MM Dosen STAI Samora
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan kita nikmat iman, Islam, dan kesempatan untuk terus menuntut ilmu. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, suri teladan terbaik dalam kehidupan, yang telah membawa umat manusia dari kegelapan menuju cahaya ilmu pengetahuan.
Pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun peradaban umat manusia. Dalam perspektif Islam, pendidikan bukan sekadar proses transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga proses pembentukan karakter, akhlak, dan keimanan.
Oleh karena itu, pendidikan memiliki peran strategis dalam menciptakan perubahan umat menuju kehidupan yang lebih baik, beradab, dan diridhai Allah SWT.
Allah SWT telah menegaskan pentingnya ilmu dan pendidikan dalam Al-Qur’an. Wahyu pertama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW adalah perintah untuk membaca, sebagaimana firman Allah dalam Surah Al-‘Alaq ayat 1–5: Artinya: “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Mulia. Yang mengajar (manusia) dengan pena. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya".
Ayat ini menunjukkan bahwa pendidikan adalah kunci awal dalam membangun peradaban umat. Perintah “iqra’” tidak hanya berarti membaca teks, tetapi juga membaca realitas kehidupan, memahami ilmu pengetahuan, serta mengembangkan potensi diri.
Selain itu, Allah SWT juga meninggikan derajat orang-orang yang berilmu. Dalam Surah Al-Mujadilah ayat 11 disebutkan: Artinya: “Allah akan meninggikan derajat orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.”
Ayat ini menegaskan bahwa ilmu pengetahuan memiliki kedudukan yang sangat tinggi dalam Islam. Umat yang berilmu akan memiliki kemampuan untuk berpikir kritis, bertindak bijak, dan mengambil keputusan yang tepat dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Dalam sejarah Islam, kita dapat melihat bagaimana pendidikan menjadi faktor utama dalam perubahan umat. Pada masa jahiliyah, masyarakat Arab hidup dalam kegelapan moral, penuh dengan kebodohan dan penyimpangan.
Namun, dengan hadirnya Islam yang membawa nilai-nilai pendidikan berbasis tauhid, akhlak, dan ilmu pengetahuan, masyarakat tersebut berubah menjadi umat yang beradab dan memimpin peradaban dunia.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.