Pematangsiantar, Sinata.id - Persimpangan Jalan Sang Naualuh tidak berfungsi optimal setelah lampu lalu lintas yang dikenal dengan sebutan lampu merah di lokasi ditengarai mati total selama hampir tiga pekan tanpa perbaikan maupun pengamanan, Sabtu (02/05/2026).
Kondisi ini menyebabkan arus kendaraan dari berbagai arah tidak teratur. Sepeda motor, mobil pribadi, hingga truk besar melintas secara bersamaan tanpa pengaturan. Tidak terdapat rambu sementara maupun petugas di lokasi.
Pantauan di lapangan, sejumlah pengendara nyaris bertabrakan saat melintas. Klakson terdengar bersahut-sahutan, disertai pengereman mendadak dan kendaraan yang saling mendahului, terutama pada jam sibuk.
“Ini sudah sangat berbahaya. Setiap lewat sini rasanya seperti taruhan. Sedikit saja lengah bisa langsung tabrakan,” keluh Sastro, seorang pengendara.
Simpang Sang Naualuh yang seharusnya menjadi titik pengatur lalu lintas kini berubah menjadi titik rawan kecelakaan karena tanpa lampu merah.
Dia mendorong langkah cepat dari pemerintah untuk perbaikan sehingga ancaman korban jiwa dapat diantisipasi.
Terkait hal ini, Kepala Dinas Perhubungan Kota Pematangsiantar, Daniel Siregar, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp dan telepon tidak memberikan respons. (SN10)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.