MENU
Penglihatan Kabur Saat Hamil Bisa Jadi Tanda Preeklamsia, Ini Penjelas...
WA FB
News

Penglihatan Kabur Saat Hamil Bisa Jadi Tanda Preeklamsia, Ini Penjelasan Dokter

J Editor : Jansen Siahaan | 30 Apr 2026 | 08:00 WIB
Penglihatan Kabur Saat Hamil Bisa Jadi Tanda Preeklamsia, Ini Penjelasan Dokter
Ilustrasi ibu hamil. (genbest)

Pematangsiantar, Sinata.id – Gangguan penglihatan saat hamil kerap dianggap sebagai keluhan ringan. Padahal, kondisi ini bisa menjadi tanda gangguan serius seperti preeklamsia.

Preeklamsia merupakan komplikasi kehamilan yang ditandai dengan tekanan darah tinggi dan dapat berdampak pada berbagai organ tubuh, termasuk mata.

Dokter spesialis obstetri dan ginekologi RSIA Anugerah Semarang, dr. Indra Adi Susianto, MSi.Med, SpOG, menjelaskan bahwa tekanan darah tinggi dapat memengaruhi jaringan mata.

“Preeklamsia dapat menyebabkan kerusakan pada retina dan koroid,” ujar dr. Indra, Selasa (28/4/2026).

Gejala Awal Sering Diabaikan

Salah satu gejala yang perlu diwaspadai adalah perubahan penglihatan, seperti kabur, tidak fokus, atau mudah lelah.

Gangguan ini terjadi akibat terganggunya aliran darah ke retina yang dipicu oleh peningkatan tekanan darah.

Dokter spesialis mata RS Mata JEC Candi Semarang, dr. Kartika Cindy Fibrian Sitorus, SpM, MKM, menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak boleh dianggap sepele.

“Pemeriksaan retina atau funduskopi sangat disarankan bagi ibu hamil yang mengalami penurunan tajam penglihatan akibat tekanan darah tinggi,” ujarnya, Rabu (29/4/2026).

Tidak Selalu Muncul Secara Drastis

Gangguan penglihatan pada preeklamsia tidak selalu muncul secara tiba-tiba. Sebagian ibu hamil hanya merasakan keluhan ringan, seperti penglihatan sesekali kabur atau mata cepat lelah.

Karena gejalanya cenderung ringan, kondisi ini sering diabaikan dan tidak segera diperiksakan.

Berpotensi Menyebabkan Komplikasi

Jika tidak ditangani, gangguan pada retina dapat berkembang dan memengaruhi kualitas penglihatan secara signifikan.

Dalam beberapa kasus, perubahan pada pembuluh darah retina juga dapat mencerminkan kondisi pembuluh darah di organ lain. Oleh karena itu, pemeriksaan mata menjadi bagian penting dalam pemantauan kesehatan ibu hamil, khususnya yang berisiko tinggi.

Kartika menjelaskan bahwa pemeriksaan funduskopi aman dilakukan selama kehamilan karena tidak bersifat invasif.

“Funduskopi dapat membantu dokter melihat kondisi retina secara langsung dan mendeteksi dampak preeklamsia pada mata,” jelasnya.

Indra menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap setiap perubahan kondisi tubuh selama kehamilan, termasuk gangguan penglihatan.

Ia menyarankan agar ibu hamil segera memeriksakan diri ke tenaga medis apabila mengalami keluhan sekecil apa pun.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.