MENU
Pep Guardiola Tinggalkan Manchester City Akhir Musim, Akhiri Era Keema...
WA FB
Berita

Pep Guardiola Tinggalkan Manchester City Akhir Musim, Akhiri Era Keemasan 10 Tahun

T Editor : Tigor Munthe | 22 May 2026 | 18:19 WIB
Pep Guardiola Tinggalkan Manchester City Akhir Musim, Akhiri Era Keemasan 10 Tahun
Pep Guardiola. (Foto: espn)

Manchester, Sinata.id  — Pep Guardiola dipastikan akan meninggalkan kursi pelatih Manchester City pada akhir musim 2025/2026. Kepastian itu diumumkan klub pada Jumat (22/5/2026).

Pelatih asal Spanyol berusia 55 tahun tersebut akan menjalani pertandingan terakhirnya bersama The Citizens saat menghadapi Aston Villa pada Minggu mendatang.

Guardiola memutuskan mengakhiri masa baktinya lebih cepat dengan mengambil klausul pemutusan kontrak, meski kontraknya sejatinya masih berlaku hingga Juni 2027.

Setelah meninggalkan kursi pelatih, Guardiola akan tetap berada di lingkungan City Football Group dengan jabatan baru sebagai duta global dan penasihat teknis bagi klub-klub dalam jaringan CFG.

Kepergian Guardiola menandai berakhirnya salah satu era tersukses dalam sejarah Manchester City. Sejak datang ke Etihad Stadium pada 2016, ia sukses mempersembahkan 20 trofi untuk klub.

Deretan gelar itu meliputi enam trofi Premier League, tiga Piala FA, lima Piala Liga Inggris, satu Liga Champions, hingga satu Piala Dunia Antarklub.

“Jangan tanya alasan saya pergi. Tidak ada alasan khusus, tetapi jauh di dalam hati saya tahu ini waktunya. Tidak ada yang abadi,” ujar Guardiola.

Ia juga mengungkapkan kedekatan emosionalnya dengan kota Manchester yang menurutnya memiliki karakter pekerja keras.

“Ini kota yang dibangun dari kerja keras dan perjuangan. Kami bekerja, menderita, bertarung, dan melakukan semuanya dengan cara kami sendiri,” katanya.

Selama melatih City, Guardiola mencatat sejumlah pencapaian bersejarah. Salah satu yang paling dikenang adalah keberhasilan meraih treble winners pada 2023 setelah menjuarai Premier League, Piala FA, dan Liga Champions dalam satu musim.

Ia juga membawa City meraih domestic treble pada 2019 serta mencetak rekor 100 poin di Premier League pada musim 2017/2018.

Musim ini, Guardiola masih mampu membawa City meraih dua trofi domestik. Namun peluang merebut gelar liga ketujuh dipastikan sirna usai hasil imbang 1-1 melawan Bournemouth pada laga pekan lalu.

CEO Manchester City, Ferran Soriano, menyebut warisan Guardiola sebagai sesuatu yang luar biasa bagi klub.

“Warisan Pep sangat luar biasa dan dampaknya akan terus dikenang dalam sejarah Manchester City,” ujar Soriano. (A08)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.