MENU
Perahu Karam di Sungai Batang Pelepat, Satu Korban Ditemukan Meninggal...
WA FB
News

Perahu Karam di Sungai Batang Pelepat, Satu Korban Ditemukan Meninggal Dunia

R Editor : Redaksi Sinata | 01 Jan 2026 | 16:58 WIB
Perahu Karam di Sungai Batang Pelepat, Satu Korban Ditemukan Meninggal Dunia
Perahu karam di Sungai Batang Pelepat, Kabupaten Bungo, Jambi, menewaskan satu orang setelah menabrak kayu hanyut. Tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi korban. (Ist)

Sinata.id - Sebuah perahu karam di Sungai Batang Pelepat, Kabupaten Bungo, Jambi, setelah menabrak kayu hanyut saat menyeberang, Rabu (31/12/2025). Insiden ini menewaskan satu orang penumpang, sementara tiga lainnya berhasil menyelamatkan diri dari derasnya arus sungai.

Insiden ini menelan empat korban, tiga di antaranya berhasil selamat, sementara satu orang sempat dinyatakan hilang sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.

Laporan kejadian diterima aparat sekitar pukul 09.16 WIB.

Tak berselang lama, tim penyelamat bergerak cepat menuju lokasi.

Arus sungai yang deras dan debit air yang meningkat menjadi tantangan sejak awal operasi pencarian di Sungai Batang Pelepat, wilayah Kabupaten Bungo.

Kepala Kantor SAR Jambi, Adah Sudarsa, menjelaskan tim dari Pos SAR Bungo tiba di lokasi sekitar pukul 10.15 WIB.

Penyisiran dilakukan di sekitar titik kejadian untuk mencari korban yang terseret arus akibat perahu karam.

“Kami langsung mengerahkan satu tim rescue berjumlah enam personel untuk memulai pencarian awal,” ujar Adah, Kamis (1/1/2026).

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan tim SAR, insiden bermula saat perahu kecil yang membawa empat orang berusaha menyeberang Sungai Batang Pelepat.

Di tengah perjalanan, perahu menghantam batang kayu besar yang hanyut atau terendam air.

Benturan keras membuat perahu oleng, lalu karam dalam hitungan detik.

Tiga penumpang—Tulus, Ismail, dan Bujang—berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke tepian sungai.

Namun nahas, Sodikin (40) terseret arus deras dan menghilang dari pandangan.

Peristiwa perahu karam ini langsung memicu operasi pencarian besar-besaran di Kabupaten Bungo.

Pencarian Hari Kedua

Upaya pencarian melibatkan unsur gabungan dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, PMI, serta warga setempat.

Tim dilengkapi perahu karet, alat navigasi, komunikasi, hingga drone thermal untuk memantau aliran Sungai Batang Pelepat dari udara.

Pada hari kedua pencarian, Kamis (1/1/2026), titik terang akhirnya muncul.

Sekitar pukul 11.30 WIB, jasad Sodikin ditemukan mengapung sejauh kurang lebih 10 kilometer dari lokasi awal perahu karam.

“Korban ditemukan di hilir sungai setelah penyisiran intensif. Setelah dievakuasi, jenazah langsung kami serahkan kepada pihak keluarga,” kata Adah.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.