Situasi ini mengingatkan pada krisis yang terjadi setelah perang Rusia–Ukraina, ketika lonjakan harga energi dan pupuk memicu tekanan besar pada sektor pangan global.
Ancaman Krisis Pangan
Para pengamat memperingatkan bahwa dampak perang tidak berhenti pada sektor energi. Jika konflik berkepanjangan, efek domino bisa menjalar hingga ke rantai pasokan makanan dunia.
Pupuk merupakan salah satu input paling penting dalam produksi pangan. Bahkan, sejumlah studi menunjukkan bahwa sekitar setengah produksi makanan global bergantung pada penggunaan pupuk sintetis.
Artinya, gangguan besar pada pasokan pupuk dapat menekan hasil panen di berbagai negara, mempersempit pasokan pangan, dan pada akhirnya mendorong harga makanan naik di pasar internasional.
Dengan konflik Timur Tengah yang masih memanas, pasar pertanian dunia kini berada dalam posisi waspada.
Bagi para petani di berbagai belahan dunia, perang yang terjadi ribuan kilometer jauhnya itu kini bukan sekadar berita geopolitik—melainkan ancaman nyata bagi musim tanam dan ketahanan pangan global. [a46]
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.