MENU
Peringatan Alkitab tentang Dosa, Sodom dan Gomora, serta Panggilan Hid...
WA FB
Religi

Peringatan Alkitab tentang Dosa, Sodom dan Gomora, serta Panggilan Hidup Kudus.

F Editor : Ferry SP Sinamo | 22 Feb 2026 | 01:45 WIB
Peringatan Alkitab tentang Dosa, Sodom dan Gomora, serta Panggilan Hidup Kudus.
Pdt Mis Ev Daniel Pardede, MH

Oleh: Pdt Mis Ev Daniel Pardede, MH.

Sarapan Pagi Kristen” yang menyoroti salah satu peringatan tegas dalam Kitab Ulangan.Ayat yang menjadi dasar perenungan adalah:

“Terkutuklah orang yang tidur dengan binatang apa pun.”

(Ulangan 27:21)

Konteks Firman dalam Kitab Ulangan

Kitab Ulangan pasal 27 berisi daftar pernyataan kutuk terhadap berbagai bentuk pelanggaran hukum Tuhan. Dalam konteks bangsa Israel, peringatan ini disampaikan sebagai bagian dari komitmen perjanjian antara Tuhan dan umat-Nya.

Ayat tersebut menegaskan bahwa penyimpangan moral dan pelanggaran terhadap ketetapan Tuhan bukanlah perkara sepele. Hukum Taurat menempatkan kekudusan sebagai prinsip utama dalam kehidupan umat.

Sodom dan Gomora: Gambaran Kehancuran Moral

Kisah kehancuran Sodom dan Gomora yang dicatat dalam Kitab Kejadian pasal 19 sering dijadikan rujukan mengenai dampak dari kerusakan moral yang meluas.

Dalam narasi Alkitab, kedua kota tersebut digambarkan telah tenggelam dalam berbagai bentuk penyimpangan: penyembahan berhala, ketidakadilan sosial, hingga perilaku seksual yang menyimpang dari ketetapan Tuhan. Kehancuran yang terjadi dipahami sebagai bentuk penghakiman ilahi atas dosa yang tidak lagi diindahkan.

Dosa Kain, Bileam, dan Korah: Refleksi Sepanjang Sejarah

Selain Sodom dan Gomora, Alkitab juga mencatat contoh lain tentang konsekuensi pelanggaran terhadap kehendak Tuhan:

 Kain, yang dikuasai iri hati hingga melakukan pembunuhan terhadap Habel. Bileam, yang tergoda oleh imbalan dan menyimpang dari kebenaran. Korah, yang memberontak terhadap kepemimpinan Musa dan menerima konsekuensi berat.

Ketiga kisah ini menunjukkan pola yang sama: keserakahan, iri hati, ambisi kekuasaan, dan pembangkangan terhadap otoritas Tuhan membawa dampak serius, bukan hanya secara pribadi tetapi juga secara komunal.

*Relevansi bagi Kehidupan Masa Kini* 

Pesan yang diangkat dalam renungan ini menekankan bahwa bentuk-bentuk dosa seperti keserakahan, penyimpangan moral, ambisi tanpa batas, dan penyalahgunaan kuasa tetap menjadi tantangan di berbagai zaman.

Firman Tuhan mengingatkan umat percaya untuk tidak menormalisasi pelanggaran moral demi kepuasan, jabatan, kekayaan, atau penghormatan duniawi. Kekudusan hidup dan ketaatan kepada Tuhan menjadi fondasi utama bagi kehidupan yang berkenan di hadapan-Nya.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.