Jakarta, Sinata.id – Nama Sony Sonjaya menjadi perhatian publik setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh Kejaksaan Agung.
Sebelum bergabung dengan Badan Gizi Nasional (BGN), Sony dikenal sebagai perwira tinggi Polri yang meniti karier dari level lapangan hingga Mabes Polri.
Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1991 kelahiran Bandung, 20 Oktober 1967 itu memiliki rekam jejak panjang di bidang operasional, reserse, hingga pengembangan sistem kepolisian modern.
Bagi masyarakat Sumatera Utara, Sony bukan sosok asing. Ia pernah bertugas sebagai Wakapolres Simalungun dan kemudian dipercaya memimpin Polres Simalungun.
Saat bertugas di wilayah tersebut, ia dikenal mendorong berbagai inovasi pelayanan masyarakat, termasuk sistem pelaporan berbasis teknologi dan patroli sepeda yang kala itu cukup menarik perhatian. Dari Anak Buruh Bangunan hingga Jenderal Polisi Perjalanan hidup Sony terbilang tidak mudah. Berasal dari keluarga sederhana, ia pernah membantu ekonomi keluarga dengan berjualan makanan, menjadi kernet angkot hingga bekerja serabutan sebelum berhasil masuk Akpol dan dilantik menjadi perwira Polri pada 1991.
Kariernya berkembang melalui berbagai penugasan strategis. Setelah bertugas di sejumlah satuan kepolisian, Sony dipercaya menjadi pengasuh taruna Akpol pada 1996–1997.
Tahun 2004 ia mengikuti pendidikan community policing di Jepang dan sekembalinya ke Indonesia terlibat dalam pengembangan berbagai sistem pelayanan kepolisian modern.
Riwayat Karier Sony Sonjaya 1991
Lulus Akpol dan dilantik menjadi perwira Polri.
1996–1997
Dantontar dan Dankitar Taruna Akpol.
2004
Mengikuti pendidikan Community Policing di Jepang.
2005–2006
Wakapolres Simalungun.
Mengembangkan layanan pelaporan masyarakat berbasis ADN 1120, Web2SMS dan mobile tracking patroli di Sumatera Utara.
Pasca-2006
Tim asistensi konflik Poso selama enam bulan.
Bertugas kembali di Polda Jawa Barat.
Periode berikutnya:
Kapolres Simalungun.
Kapolres Majalengka.
Kapolres Bandung.
Wadirreskrimsus Polda Jawa Barat.
2020
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Aceh.
2021
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Aceh.
2024–2025
Kabag Anev dan Kabag Renops Robinopsnal Bareskrim Polri.
Januari 2025
Direktur Penyediaan dan Penyaluran Wilayah II BGN.
17 September 2025
Dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Wakil Kepala BGN.
3 Juni 2026
Dicopot dari jabatan Wakil Kepala BGN dan kemudian ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG. Dikenal Dekat dengan Sumut Meski kemudian berkarier di berbagai daerah hingga tingkat nasional, nama Sony Sonjaya masih cukup dikenal di Sumatera Utara.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.