MENU
Perseteruan Elon Musk vs Reid Hoffman di X, Saling Tuduh soal Epstein
WA FB
News

Perseteruan Elon Musk vs Reid Hoffman di X, Saling Tuduh soal Epstein

J Editor : Jansen Siahaan | 02 Feb 2026 | 15:20 WIB
Perseteruan Elon Musk vs Reid Hoffman di X, Saling Tuduh soal Epstein
Elon Musk dan Reid Hoffman. (reuters)

Texas, Sinata.id – Perselisihan sengit terjadi di platform X (sebelumnya Twitter) antara Elon Musk dan Reid Hoffman.

Keduanya saling melontarkan tuduhan terkait dugaan hubungan dengan mendiang Jeffrey Epstein, tokoh yang terseret kasus perdagangan seks internasional.

Perang kata-kata itu bermula ketika Musk mengklaim bahwa Epstein pernah menggunakan nama Reid Hoffman untuk mencoba membujuknya mengunjungi pulau pribadi Epstein. Menurut Musk, upaya tersebut justru membuatnya menjauh.

“Beginilah cara saya tahu sejak lama bahwa Reid Hoffman pergi ke pulau Epstein. Epstein menggunakan kehadiran Reid untuk mencoba membujuk saya pergi, tanpa menyadari bahwa hal itu akan berdampak sebaliknya,” tulis Musk dalam unggahan yang disertai tangkapan layar, seperti dilansir hindustantimes dari Senin (2/2/2026).

Menanggapi pernyataan tersebut, pendiri LinkedIn Hoffman membantah keras tuduhan Musk. Ia menilai narasi tersebut sebagai upaya menutupi keterlibatan pribadi Musk dengan Epstein.

“Jika Anda benar-benar peduli pada para korban, Anda seharusnya berhenti membuat tuduhan palsu untuk menutupi kesalahan sendiri dan mulai menggunakan pengaruh besar yang Anda miliki untuk memperjuangkan keadilan bagi para korban,” tulis Hoffman di X.

Hoffman juga menegaskan bahwa kunjungannya ke pulau Epstein berkaitan dengan kegiatan penggalangan dana untuk Massachusetts Institute of Technology (MIT), bukan untuk tujuan lain seperti yang dituduhkan.

Ia menuding Musk telah memelintir fakta dan menyebarkan klaim yang tidak benar selama bertahun-tahun.

Latar Belakang Perseteruan

Musk dan Hoffman pernah bekerja bersama lebih dari dua dekade lalu di PayPal, sebelum perusahaan tersebut diakuisisi eBay. Namun, seiring waktu, pandangan politik dan budaya keduanya semakin berbeda.

Dalam wawancara dengan BBC Radio 4 pada 2025, Hoffman menyinggung hubungannya dengan Musk, terutama terkait keberhasilan OpenAI setelah Musk meninggalkan perusahaan tersebut.

“Menurut saya, itu lebih merupakan perseteruannya dengan saya karena membantu OpenAI sukses setelah kepergiannya,” ujar Hoffman kala itu.

Hingga kini, perdebatan publik antara dua tokoh teknologi tersebut terus menyedot perhatian, seiring meningkatnya sorotan terhadap keterkaitan para elite global dengan kasus Epstein. (A02)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.