Amanat Injil sebagai Persiapan Kedatangan Tuhan
Yesus menegaskan dalam Matius 24:14 bahwa Injil Kerajaan akan diberitakan ke seluruh dunia sebelum kesudahan tiba. Hal ini menegaskan bahwa pemberitaan Injil merupakan bagian dari persiapan bagi kedatangan Kristus yang kedua kali.
Setiap kesaksian, pelayanan, dan tindakan kasih yang dilakukan orang percaya menjadi bagian dari upaya membuka jalan bagi orang lain untuk mengenal Sang Raja.
Hidup dalam Kesiapsiagaan Rohani
Rasul Petrus mengingatkan dalam 2 Petrus 3:11–12 bahwa orang percaya dipanggil untuk hidup suci dan saleh sambil menantikan hari Tuhan. Kesiapsiagaan rohani bukan hanya tentang menanti, tetapi juga tentang menjalani hidup yang berkenan kepada-Nya.
Mempersiapkan jalan bagi Tuhan berarti menjaga hati, memperbaiki hubungan dengan sesama, serta setia dalam iman dan pelayanan.
Mempersiapkan jalan bagi Tuhan bukanlah pekerjaan sekali jadi, melainkan proses seumur hidup. Setiap pertobatan, setiap tindakan kasih, dan setiap kesaksian tentang Injil adalah batu-batu yang menyusun jalan bagi Sang Raja.
Ketika hati diluruskan, kesombongan diratakan, dan kasih dinyatakan, dunia akan melihat terang Kristus. Pada akhirnya, saat Tuhan datang, kiranya Ia mendapati jalan menuju hati kita terbuka, lurus, dan siap menyambut kemuliaan-Nya. (A27)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.