MENU
Perubahan Dramatis Murid Yesus Setelah Kebangkitan: Dari Ketakutan Men...
WA FB
Religi

Perubahan Dramatis Murid Yesus Setelah Kebangkitan: Dari Ketakutan Menjadi Saksi yang Berani

F Editor : Ferry SP Sinamo | 17 Apr 2026 | 06:00 WIB
Perubahan Dramatis Murid Yesus Setelah Kebangkitan: Dari Ketakutan Menjadi Saksi yang Berani
Pdt. Manser Sagala, M.Th, menyampaikan pesan iman tentang kemenangan melalui kebangkitan Kristus.

Firman Tuhan: "Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya." (Kisah Para Rasul 2:4)

Hasil: Petrus, yang dahulu takut kepada seorang pelayan wanita, kini berani bersaksi di hadapan seluruh Yerusalem, yang mengakibatkan sekitar 3.000 orang bertobat dalam satu hari.

Kebangkitan Yesus Kristus tidak hanya menjadi inti iman Kristen, tetapi juga bukti nyata kuasa Allah yang sanggup mengubahkan hidup manusia secara total. Para murid yang sebelumnya diliputi ketakutan, keraguan, dan kegagalan, dipulihkan menjadi pribadi yang penuh keberanian, keyakinan, serta tujuan hidup yang jelas.

Transformasi ini menunjukkan bahwa tidak ada masa lalu yang terlalu kelam untuk dipulihkan, dan tidak ada kelemahan yang terlalu besar untuk dipakai oleh Tuhan. Melalui kuasa Roh Kudus, setiap orang percaya dipanggil untuk hidup dalam iman, keberanian, dan kesetiaan dalam menjalankan panggilan Ilahi.

Kisah para murid menjadi pengingat bahwa di balik setiap proses, Tuhan sedang membentuk dan mempersiapkan umat-Nya untuk menjadi saksi yang hidup bagi dunia. Kebangkitan bukan sekadar peristiwa, melainkan awal dari kehidupan baru yang penuh pengharapan, kuasa, dan kemenangan di dalam Kristus. (A27)

 

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.