Islamabad, Sinata.id – Pakistan menegaskan komitmennya untuk tetap menjadi fasilitator dialog antara Iran dan Amerika Serikat (AS), menyusul perundingan yang digelar di Islamabad pada akhir pekan lalu.
Menteri Luar Negeri Pakistan, Ishaq Dar, menyatakan dalam penutupan perundingan Minggu (12/4) bahwa Pakistan “telah dan akan terus memainkan perannya untuk memfasilitasi keterlibatan dan dialog antara Republik Islam Iran dan Amerika Serikat di hari-hari mendatang.”
Dar menambahkan, pihaknya berharap kedua negara akan melanjutkan upaya untuk mencapai perdamaian yang berkelanjutan dan stabilitas regional, serta menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap komitmen gencatan senjata yang telah disepakati.
Perundingan Buntu
Pertemuan diplomatik ini berlangsung sehari setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan kesepakatan gencatan senjata sementara selama dua pekan dengan Teheran pada Rabu (8/4). Wakil Presiden AS J.D. Vance, sebagai negosiator utama pihak Amerika Serikat, mengonfirmasi pada Minggu bahwa perundingan gagal mencapai kesepakatan final. Delegasi AS dipastikan kembali ke negaranya tanpa membawa hasil yang diharapkan.
Meski hasil perundingan belum membuahkan kesepakatan, Pakistan tetap menegaskan pentingnya keberlanjutan dialog dan diplomasi sebagai jalan menuju stabilitas regional di Teluk Persia. (A07)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.