MENU
Pesan Yesus di Kayu Salib: “Ibu, Inilah Anakmu” dan Makna Kasih yang K...
WA FB
Religi

Pesan Yesus di Kayu Salib: “Ibu, Inilah Anakmu” dan Makna Kasih yang Kekal

F Editor : Ferry SP Sinamo | 12 Mar 2026 | 02:29 WIB
Pesan Yesus di Kayu Salib: “Ibu, Inilah Anakmu” dan Makna Kasih yang Kekal
Pdt Mis Ev Daniel Pardede, MH

Oleh: Pdt Mis Ev Daniel Pardede, MH

Pematangsiantar – Renungan Sarapan Pagi Kristen dari YouTube Prison Hospital Crusade Daniel Pardede Ministry kembali mengingatkan umat percaya tentang salah satu perkataan Yesus Kristus saat berada di atas kayu salib.

Firman Tuhan yang menjadi dasar renungan tersebut tertulis dalam Yohanes 19:26:

" Ibu, inilah anakmu."

Perkataan Yesus ini diucapkan ketika Ia melihat Maria, ibu-Nya, berdiri di dekat salib bersama murid yang dikasihi-Nya, yaitu Yohanes. Dalam situasi penderitaan yang luar biasa, Yesus masih menunjukkan kasih dan tanggung jawab kepada ibu-Nya.

Bukti Kemanusiaan Yesus

Ucapan ini menegaskan bahwa Yesus Kristus sungguh hadir sebagai manusia yang lahir melalui Maria. Ia mengalami kehidupan seperti manusia pada umumnya, namun dengan tujuan ilahi, yaitu membawa keselamatan bagi dunia.

Melalui peristiwa di kayu salib, Yesus tidak hanya menunjukkan penderitaan, tetapi juga kasih yang mendalam kepada keluarga dan umat manusia. Bahkan dalam saat-saat terakhir hidup-Nya, Ia tetap memikirkan kesejahteraan ibu-Nya dengan mempercayakan Maria kepada murid-Nya.

Yesus: Raja di  Segala Raja

Alkitab menegaskan bahwa Yesus bukan hanya Anak Manusia, tetapi juga Tuhan yang berkuasa atas segala sesuatu.

Beberapa ayat yang menegaskan otoritas-Nya antara lain:

Matius 28:18 – Yesus memiliki segala kuasa di surga dan di bumi. Mazmur 103:19 – Tuhan menegakkan takhta-Nya di surga dan kerajaan-Nya berkuasa atas segala sesuatu. Daniel 2:47 – Allah adalah Tuhan atas segala raja dan penyingkap rahasia.

Melalui kematian dan kebangkitan-Nya, Yesus dinyatakan sebagai Juruselamat dunia yang menebus dosa umat manusia.

Panggilan untuk Mengenal Kristus

Pesan utama dari peristiwa salib adalah undangan bagi setiap manusia untuk mengenal Yesus sebagai Juruselamat. Ia datang dengan kerendahan hati, mengalami penderitaan, bahkan mati di kayu salib untuk membayar lunas dosa manusia.

Pengorbanan tersebut menjadi bukti kasih Tuhan yang begitu besar bagi dunia.

Salib bukan sekadar simbol penderitaan, tetapi lambang kasih terbesar yang pernah diberikan kepada manusia.

Ketika Yesus berkata, “Ibu, inilah anakmu,” dunia melihat bahwa kasih Kristus tidak hanya menyelamatkan, tetapi juga mengajarkan tanggung jawab, kepedulian, dan pengorbanan yang sejati.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.