MENU
📍Siantar 📍Simalungun 📍Medan 📍Singkil 📍Taput 📍Sibolga
Piala Presiden 2026 Diundur, PSMS Medan Berpotensi Jadi Tuan Rumah
WA FB
Olahraga

Piala Presiden 2026 Diundur, PSMS Medan Berpotensi Jadi Tuan Rumah

J Editor : Jansen Siahaan | 28 May 2026 | 11:36 WIB
Piala Presiden 2026 Diundur, PSMS Medan Berpotensi Jadi Tuan Rumah
Chief Operating Officer (COO) PSMS Medan, Samel Nababan. (istimewa)

Medan, Sinata.id - Turnamen pramusim Piala Presiden 2026 dikabarkan mengalami perubahan jadwal.

Ajang yang sebelumnya direncanakan berlangsung pada 28 Juni hingga 11 Juli 2026 itu disebut diundur menjadi 28 Juli sampai 7 Agustus 2026.

Selain perubahan jadwal, PSMS Medan juga berpeluang menjadi salah satu tuan rumah dalam gelaran tersebut. Kabar itu dibenarkan oleh Chief Operating Officer (COO) PSMS Medan, Samel Nababan.

“Kabar yang kami terima, gelaran Piala Presiden 2026 akan diundur. Soal peluang menjadi tuan rumah, kami berharap itu benar-benar terealisasi,” ujar Samel, Kamis (28/5/2026).

Menurut Samel, jika PSMS Medan dipercaya menjadi tuan rumah, hal tersebut akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi tim berjuluk Ayam Kinantan tersebut.

“Tentu ini menjadi kebanggaan bagi kami. Sekali lagi kami berharap rencana ini benar-benar bisa terwujud,” katanya.

Sebelumnya, PSMS Medan mengaku antusias untuk ambil bagian dalam turnamen tersebut. Manajemen tim juga mulai bergerak cepat menyusun komposisi pemain sebagai persiapan menghadapi musim kompetisi 2026/2027.

Samel menilai Piala Presiden dapat menjadi ajang penting bagi PSMS untuk mengukur kesiapan tim sebelum tampil di kompetisi resmi musim depan.

“Turnamen ini bisa menjadi bagian dari persiapan pramusim sekaligus bahan evaluasi tim. Apalagi peserta Piala Presiden mayoritas berasal dari Liga 1, tentu ini akan memberikan dampak positif bagi perkembangan PSMS,” tuturnya. (SN22)

 

 

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.