Di sisi lain, Polda Sumut juga menyiapkan pengawalan dan pengamanan melekat terhadap para pemain, official, perangkat pertandingan, delegasi, serta tamu VIP dan VVIP mulai dari kedatangan di bandara, perjalanan menuju hotel, lokasi latihan, hingga venue pertandingan.
Untuk mendukung kelancaran mobilitas selama turnamen berlangsung, personel gabungan juga akan melakukan rekayasa lalu lintas, pengaturan arus kendaraan, sterilisasi jalur utama menuju stadion, serta penataan kantong parkir guna mengantisipasi kepadatan kendaraan.
"Kami juga telah menyiapkan Pos Pengamanan, Pos Kesehatan, Command Center yang terintegrasi dengan CCTV, hingga rute evakuasi dan skenario kontinjensi apabila terjadi situasi darurat. Semua langkah tersebut merupakan bagian dari upaya mitigasi risiko agar seluruh kegiatan dapat berjalan dengan aman," sebut Ferry.
Ia menegaskan aparat akan bertindak tegas namun tetap humanis terhadap setiap pelanggaran hukum yang berpotensi mengganggu jalannya kompetisi, termasuk tindakan provokasi, perusakan fasilitas stadion, maupun praktik pencaloan tiket.
Polda Sumut juga melakukan pemantauan terhadap pergerakan kelompok suporter, baik lokal maupun mancanegara, guna mengantisipasi potensi gesekan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban selama kejuaraan berlangsung.
"Kami mengajak seluruh masyarakat, suporter, dan peserta untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang kondusif. Mari kita tunjukkan bahwa Sumatera Utara mampu menjadi tuan rumah yang aman, ramah, dan profesional bagi penyelenggaraan event internasional," pungkas Ferry. (A07)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.