MENU
Prabowo Instruksikan Pengawasan Ketat Pangan, Ramadan dan Lebaran Jadi...
WA FB
News

Prabowo Instruksikan Pengawasan Ketat Pangan, Ramadan dan Lebaran Jadi Sorotan

G Editor : Gunawan Purba | 03 Mar 2026 | 17:21 WIB
Prabowo Instruksikan Pengawasan Ketat Pangan, Ramadan dan Lebaran Jadi Sorotan
Pangan

Jakarta, Sinata.id - Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan ke Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 2 Maret 2026. Agenda utamanya jelas: memastikan harga bahan pokok tetap terkendali dan stok pangan aman menjelang Ramadan hingga Idulfitri.

Pertemuan berlangsung tertutup. Namun, pesan yang keluar tegas. Pemerintah tidak ingin ada gejolak harga di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat selama bulan puasa dan arus belanja Lebaran.

Usai bertemu Presiden, Zulkifli menyampaikan bahwa arahan kepala negara berfokus pada pengawasan ketat distribusi dan ketersediaan bahan pangan di lapangan.

“Bulan puasa dan menjelang Lebaran ini stok harus terus dimonitor secara ketat,” ujarnya kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan.

Menurutnya, Presiden meminta seluruh jajaran terkait bergerak aktif. Pengawasan tidak cukup di atas meja. Kontrol harus dilakukan langsung di pasar dan sentra distribusi.

Zulkifli mengaku mendapat mandat untuk turun ke berbagai daerah. Ia ditugaskan mengecek langsung sejumlah program prioritas agar berjalan efektif, terutama yang berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat.

“Saya diminta berkeliling memastikan urusan pangan, program MBG, Kopdes, sampai pengelolaan sampah berjalan baik. Sembako harus tersedia, harganya terjangkau, tidak boleh melonjak,” katanya.

Pemerintah menyadari pola konsumsi masyarakat meningkat signifikan selama Ramadan dan menjelang Lebaran. Situasi ini kerap memicu lonjakan harga jika distribusi terganggu atau stok menipis.

Karena itu, koordinasi lintas kementerian dan lembaga diperkuat. Pengawalan dilakukan dari hulu hingga hilir, mulai dari produksi, distribusi, hingga penjualan di pasar.

Stabilitas pangan, kata Zulkifli, bukan hanya soal angka inflasi. Lebih dari itu, menyangkut ketenangan masyarakat dalam menjalankan ibadah dan merayakan hari raya.

Selain memastikan ketersediaan sembako, pemerintah juga menaruh perhatian pada keberlanjutan program strategis. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap dipantau agar distribusi dan kualitasnya terjaga. Koperasi Desa Merah Putih juga diperkuat untuk menopang ekonomi masyarakat di tingkat lokal.

Di saat yang sama, pengelolaan lingkungan seperti penanganan sampah turut menjadi perhatian. Aktivitas masyarakat yang meningkat selama Ramadan dan Lebaran berpotensi menambah volume limbah, sehingga perlu dikelola secara optimal.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.