MENU
Prabowo Resmikan Kilang Minyak Senilai Rp123 Triliun di Balikpapan
WA FB
Nasional

Prabowo Resmikan Kilang Minyak Senilai Rp123 Triliun di Balikpapan

T Editor : Tumpal Pandapotan | 13 Jan 2026 | 19:14 WIB
Prabowo Resmikan Kilang Minyak Senilai Rp123 Triliun di Balikpapan
Prabowo resmikan RDMP Balikpapan.

Balikpapan, Sinata.id – Prabowo Subianto resmikan infrastruktur energi terintegrasi PT Pertamina (Persero) melalui proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan. Peresmian berlangsung di Kantor Besar Pertamina Refinery Unit V, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (12/1/2026).

Proyek RDMP Balikpapan mencerminkan sinergi strategis antara pemerintah dan BUMN dalam mendorong agenda swasembada energi.

Keberhasilan penyelesaian proyek bernilai strategis ini sekaligus menunjukkan kapasitas nasional dalam mengelola proyek berskala besar dengan standar internasional.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyebut peresmian tersebut sebagai momentum bersejarah bagi Indonesia.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelesaian proyek RDMP Balikpapan.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada semua unsur dan jajaran yang telah bekerja keras. Para insinyur, pekerja, aparat keamanan, pemerintah daerah, manajemen, serta masyarakat Balikpapan dan Kalimantan Timur. Ini adalah capaian yang sangat penting bagi negara dan bangsa,” ujar Prabowo.

RDMP Balikpapan merupakan proyek dengan nilai investasi mencapai USD 7,4 miliar atau sekitar Rp123 triliun.

Melalui proyek ini, kapasitas pengolahan minyak mentah kilang Balikpapan meningkat dari 260 ribu barel per hari menjadi 360 ribu barel per hari.

Sementara itu, Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa peningkatan kapasitas tersebut juga dibarengi dengan perbaikan mutu produk bahan bakar.

Kilang Balikpapan kini mampu memproduksi bahan bakar dengan standar emisi setara Euro 5 yang lebih ramah lingkungan.

“Sekarang sudah menuju setara Euro 5 dan sejalan dengan target net zero emission. Selain itu, melalui RDMP ini kita bisa menghemat devisa negara sekitar Rp60 triliun lebih,” ujar Bahlil dalam laporannya kepada Presiden.

Dengan beroperasinya RDMP Balikpapan, pemerintah optimistis ketergantungan impor bahan bakar dapat ditekan sekaligus memperkuat fondasi ketahanan energi nasional dalam jangka panjang. (A58)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.